Cianjurekspres.net - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) memblokir 80 domain situs entitas tidak memiliki izin usaha sebagai pialang berjangka dari Bappebti hingga Maret 2020. Secara kumulatif, sampai dengan triwulan pertama tahun 2020, Bappebti telah memblokir 103 domain situs. "Meskipun saat ini kita sedang menghadapi pandemi Covid-19, hal tersebut tidak menghalangi dan mengurangi semangat Bappebti untuk memberantas kegiatan perdagangan berjangka komoditi (PBK) tak berizin dari Bappebti," tegas Kepala Bappebti Tjahya Widayanti dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/4/2020). Di tengah pandemi ini, lanjutnya, pengawasan dan pemantauan terhadap penawaran investasi di bidang PBK tidak boleh lemah. Masyarakat harus tetap dilindungi dari kegiatan ilegal di bidang PBK yang berpotensi merugikan. Tjahya menambahkan, sesuai arahan pemerintah untuk menghentikan sementara kegiatan perkantoran saat ini sebagai pencegahan penyebaran Covid-19, aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah atau work from home. Meski bekerja dari rumah, tidak berarti ASN boleh bersantai-santai. Mereka harus tetap menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, antara lain melakukan pengamatan dan pengawasan terhadap pihak-pihak yang melakukan kegiatan di bidang PBK, termasuk memblokir domain situs entitas yang tidak memiliki izin dari Bappebti. Sementara itu, Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti, M. Syist menyatakan, dengan perkembangan teknologi saat ini, pengawasan dan pemantauan aktivitas entitas ilegal di bidang PBK dapat dilakukan di mana saja. Pemblokiran yang selama ini dilakukan, bertujuan agar situs tersebut tidak dapat diakses di wilayah Indonesia, sekaligus mengedukasi masyarakat bahwa konten situs entitas ilegal tersebut melanggar Undang-undang. Dengan demikian, masyarakat dapat berhati-hati dan waspada terhadap segala bentuk penawaran investasi. "Sebelum berinvestasi, masyarakat diharapkan selalu melakukan pengecekan atas legalitas pialang berjangka dan kewajaran keuntungan yang ditawarkan," ujarnya. Selain itu, lanjutnya, masyarakat diharapkan untuk tidak tergiur dengan janji keuntungan di luar kewajaran, serta mempelajari terlebih dahulu mekanisme transaksi, untung, dan ruginya. "Jadi, investasi tersebut harus memiliki legalitas yang jelas dan memberikan keuntungan yang logis," pungkasnya.(rls/**)
80 Domain Situs Ilegal Diblokir Kemendag
Senin 27-04-2020,04:09 WIB
Editor : nida
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 21-09-2026,18:00 WIB
32 Bakal Calon Ikuti Seleksi Akademik Pilkades Cianjur, 7 Dinyatakan Gugur
Senin 21-09-2026,17:00 WIB
Rumah Singgah Dinsos Cianjur Memprihatinkan, DPRD Dorong Perbaikan
Senin 21-09-2026,16:00 WIB
Pemkab Cianjur Bidik Eks HGU Mande untuk Sekolah Rakyat
Senin 21-09-2026,19:00 WIB
Hujan Deras Diprediksi Guyur Cianjur Tiga Hari, BPBD Minta Warga Waspada
Senin 21-09-2026,13:42 WIB
Imigrasi Cianjur Hadirkan PASPORIA dan Perkuat Pengawasan Keimigrasian di Cianjur Selatan
Terkini
Senin 21-09-2026,19:00 WIB
Hujan Deras Diprediksi Guyur Cianjur Tiga Hari, BPBD Minta Warga Waspada
Senin 21-09-2026,18:00 WIB
32 Bakal Calon Ikuti Seleksi Akademik Pilkades Cianjur, 7 Dinyatakan Gugur
Senin 21-09-2026,17:00 WIB
Rumah Singgah Dinsos Cianjur Memprihatinkan, DPRD Dorong Perbaikan
Senin 21-09-2026,16:00 WIB
Pemkab Cianjur Bidik Eks HGU Mande untuk Sekolah Rakyat
Senin 21-09-2026,13:42 WIB