KANADA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Seorang pejabat PBB mengecam komunitas internasional yang disebutnya gagal mengambil tindakan tegas untuk mengurangi penderitaan anak-anak di berbagai zona konflik.
"Jeritan anak-anak ini terdengar di seluruh zona konflik, tetapi sering kali dunia diam saja," kata Perwakilan Khusus PBB untuk Anak-Anak dan Konflik Bersenjata, Virginia Gamba, dalam pernyataannya pada malam Tahun Baru. Menurut dia, dunia harus segera berbuat sesuatu karena menunda hanya akan menjadikan anak-anak sekadar angka dalam daftar panjang korban konflik. Gamba menyoroti meningkatnya jumlah anak yang direkrut oleh kelompok-kelompok bersenjata di Kolombia, Sahel, Sudan, dan Haiti. BACA JUGA:Hamas Puji Putin Karena Kecam Israel Atas Serangan di Jalur Gaza BACA JUGA:Liga Arab Janjikan Dukungan untuk Suriah, Serukan Penghapusan Sanksi "Pembunuhan dan cacat pada anak serta serangan terhadap sekolah dan rumah sakit berpotensi menjadi dua pelanggaran paling umum terhadap anak-anak dalam situasi konflik bersenjata pada 2024," katanya dalam pernyataan itu. Dia juga mencatat bahwa 30 persen jumlah korban ranjau darat dan bahan peledak di berbagai zona konflik seperti seperti Gaza, Sudan, dan Ukraina adalah anak-anak. Gamba menyerukan agar anak-anak di tempat-tempat itu segera diberikan bantuan kemanusiaan dan pelaksanaannya didasarkan pada hukum humaniter internasional, hukum hak asasi manusia, dan Konvensi Hak Anak. Dia juga meminta pembersihan ranjau dan bahan peledak di daerah-daerah berpenduduk dan pelarangan aksi militer terhadap sekolah. BACA JUGA:Warga Suriah di London Rayakan Jatuhnya Rezim Assad BACA JUGA:FGD Pemulihan Nama Baik Ir. Sukarno sebagai Tokoh Proklamator Kemerdekaan Bangsa Indonesia Semua itu, kata dia, adalah "komitmen penting yang dapat membantu anak-anak bertahan hidup di tengah konflik bersenjata ketika orang dewasa enggan berkomitmen pada perdamaian." "Saat memasuki tahun 2025, pilihlah kasih sayang dan perdamaian daripada ketidakpedulian dan perang," kata Gamba, seraya menekankan bahwa harapan anak-anak adalah hal yang penting bagi dunia. Sumber: AnadoluPejabat PBB: Anak-anak Menderita di Zona Konflik, Dunia Diam Saja
Rabu 01-01-2025,16:43 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Kategori :
Terkait
Kamis 05-03-2026,22:30 WIB
Polres Cianjur Masih Tunggu Hasil Autopsi Jenazah MI
Kamis 05-03-2026,22:00 WIB
Bupati Cianjur Jamin Kebutuhan Ibu MI Korban Penganiayaan Berujung Kematian
Rabu 04-03-2026,22:00 WIB
Polisi Dalami Kasus Dugaan Perundungan Siswa SMP di Cilaku Cianjur
Rabu 04-03-2026,11:56 WIB
Polisi Tetapkan Pemilik Kebun Labu Siam di Cugenang Cianjur Sebagai Tersangka
Selasa 03-03-2026,11:12 WIB
Dituduh Curi Labu Siam, Warga Cugenang Cianjur Tewas Diduga Usai Dianiaya
Terpopuler
Kamis 05-03-2026,23:30 WIB
Dana Desa 2026 Kabupaten Cianjur Sekitar Rp139 Miliar, Tertinggi Rp500 Juta dan Terendah Kisaran Rp200 Juta
Jumat 06-03-2026,07:55 WIB
Menhub Dudy Dorong Percepatan Transformasi Layanan Penerbangan Nasional
Kamis 05-03-2026,23:00 WIB
Pemkab Jalin Koordinasi dengan Kemenlu Terkait Warga Cianjur Terjebak Konflik Timur Tengah
Kamis 05-03-2026,18:00 WIB
PT DMGP Gelar Safari Ramadan 1447 Hijriah di Desa Sindangjaya Cianjur
Kamis 05-03-2026,23:38 WIB
Kemendikdasmen Gelar Rakor Direktorat SMP Tahun 2026, Kuatkan Sinergi Pusat dan Daerah
Terkini
Jumat 06-03-2026,16:55 WIB
Nova Arianto Panggil 28 Pemain Untuk Pemusatan Latihan Timnas U-20 di Surabaya
Jumat 06-03-2026,16:48 WIB
Pemerintah Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi
Jumat 06-03-2026,14:52 WIB
Ribuan Warga Padati Pasar Murah di Kantor DPD PAN Cianjur
Jumat 06-03-2026,11:35 WIB