JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyebut bahwa sampai sejauh ini belum ada evaluasi secara khusus terkait kurikulum pendidikan yang diberlakukan di sekolah-sekolah.
"Kami sekarang belum ada evaluasi itu (kurikulum, red.). Jadi, kebijakan kami sekarang Kurikulum Merdeka dan Kurikulum K13, dua-duanya masih berlaku," katanya di Semarang, Senin 7 Januari 2025. Hal tersebut disampaikannya usai kuliah umum di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Menurut dia, Kemendikdasmen saat ini tengah mempersiapkan "deep learning" sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. BACA JUGA:UIN Jakarta Tempati Posisi Puncak Ranking SINTA PTKIN BACA JUGA:Mendikdasmen: Libur Sekolah Selama Ramadhan Belum Ada Pembahasannya Ia mengatakan bahwa kajian akademik "deep learning" sudah selesai, tetapi masih harus menunggu masukan masyarakat untuk menyempurnakannya. "Kajian akademiknya sudah selesai dan kami menunggu masukan dari masyarakat untuk penyempurnaan kajian akademik," katanya. Sebelumnya, Mu'ti menyampaikan bahwa "deep learning" atau pembelajaran mendalam adalah pendekatan belajar untuk meningkatkan kapasitas siswa, dan bukan kurikulum pendidikan. "'Deep learning' itu bukan kurikulum. Itu pendekatan belajar," katanya, menanggapi perbincangan di media sosial yang sempat ramai tentang kurikulum baru "deep learning" yang dianggap akan menggantikan Kurikulum Merdeka. BACA JUGA:Kemdiktisaintek Latih Tenaga Didik untuk Siapkan Talenta Numerasi BACA JUGA:Libur Semester, Disdikpora Cianjur Imbau Orang Tua Awasi Anak Kemendikdasmen hingga kini masih mengkaji kurikulum pendidikan yang akan diterapkan di Indonesia dan belum memutuskan untuk mengganti Kurikulum Merdeka. "Belum ada keputusan soal itu. Yang saya sampaikan itu soal pendekatan belajarnya," katanya.Mendikdasmen Sebut Belum Ada Evaluasi Soal Kurikulum
Selasa 07-01-2025,16:30 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Kategori :
Terkait
Sabtu 25-07-2026,14:00 WIB
Komdigi Hormati Putusan MK soal Sisa Kuota Internet, Siap Lakukan Kajian
Selasa 07-07-2026,11:00 WIB
Gus Ipul Tekankan Empati dan Integritas kepada Kepala Sekolah Rakyat
Senin 29-06-2026,21:30 WIB
Disdikpora Cianjur Optimistis Program Pembangunan Ruang Kelas Tuntas Tahun Ini
Minggu 28-06-2026,22:00 WIB
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Mendalam untuk Hadapi Tantangan Era Digital
Minggu 28-06-2026,21:03 WIB
Kemendikdasmen Panggil 60.896 Guru Ikuti PPG Guru Tertentu Tahap 2
Terpopuler
Minggu 30-08-2026,20:00 WIB
Manfaatkan Hari Libur, Bapenda Cianjur Hadirkan Layanan Pepeling untuk Masyarakat
Minggu 30-08-2026,18:00 WIB
Pemerintah Larang Operator Hilangkan Sisa Kuota Internet Pelanggan
Minggu 30-08-2026,19:00 WIB
Kepala Madrasah Diminta Perkuat Budaya Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Minggu 30-08-2026,21:00 WIB
DTPHP Cianjur: Petani Gagal Tanam Bisa Dapat Ganti Rugi Rp6 Juta per Hektare
Senin 31-08-2026,15:00 WIB
4.021 Alumni LKP Siap Bekerja di 11 Negara
Terkini
Senin 31-08-2026,17:00 WIB
Kemendikdasmen Perluas Akses Pendidikan Bermutu
Senin 31-08-2026,16:00 WIB
Meski Tanpa Bobotoh, PERSIB Siap Tumbangkan Manila Digger
Senin 31-08-2026,15:00 WIB
4.021 Alumni LKP Siap Bekerja di 11 Negara
Minggu 30-08-2026,21:00 WIB
DTPHP Cianjur: Petani Gagal Tanam Bisa Dapat Ganti Rugi Rp6 Juta per Hektare
Minggu 30-08-2026,20:00 WIB