JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Perum Bulog mengungkapkan penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) 2024 kepada masyarakat didominasi oleh pengecer dengan capaian 65,7 persen atau mencapai 921.581 ton dari total realisasi sebesar 1.401.732 ton.
“Realisasi penyaluran SPHP terbesar itu adalah 65 persen lebih melalui pengecer,” ujar Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Rini Andrida dalam kegiatan yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa 14 Januari 2025. Secara rinci, penyaluran beras SPHP oleh distributor sebanyak 29,5 persen atau 413.646 ton, Satgas sebanyak 3,2 persen atau 44.503 ton, pemerintah daerah sebanyak 1,2 persen atau 16.629 ton dan sinergi BUMN 0,4 persen atau 5.266 ton. Dengan capaian tersebut, menurut dia, penyaluran beras SPHP tidak melalui proses yang panjang dan telah tersalurkan kepada konsumen sebagaimana tujuan utama program ini yakni melindungi daya beli dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat. BACA JUGA:Kemendag Beri Sanksi Administratif 41 Distributor MinyaKita BACA JUGA:KAI: Aturan Naik Kereta Belum Berubah Meski Virus HMPV Masuk Indonesia Namun demikian, pihaknya mengusulkan agar ada pengetatan dalam penyaluran SPHP lewat pengecer agar dapat terpantau dan dapat tersalurkan sesuai target. Adapun penajaman yang dimaksud yakni para pengecer melakukan pendaftaran lewat Perum Bulog, Dinas Perdagangan dan Dinas Pangan sesuai aturan dengan syarat fotokopi KTP, mengisi formulir permohonan pelaksana SPHP beras di tingkat konsumen, menandatangani surat pernyataan pelaksanaan SPHP beras di tingkat konsumen meliputi komitmen harga penjualan dan tanggung jawab. “Kemudian dilakukan verifikasi apabila hal tersebut dilakukan (pendaftaran melalui) Perum Bulog harus melaporkan kepada dinas untuk kesinambungan data yang dimiliki,” pungkasnya.Bulog: Penyaluran Beras SPHP Didominasi Pengecer Sebesar 65 Persen
Selasa 14-01-2025,17:24 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Kategori :
Terkait
Senin 19-01-2026,19:17 WIB
Harga Bahan Pokok di Pasar Cipanas Cianjur Relatif Stabil, Sayur Mayur Fluktuatif
Selasa 09-12-2025,17:45 WIB
Penyaluran Bantuan Pangan Akhir Tahun di Cianjur Capai 78 Persen
Jumat 05-12-2025,10:00 WIB
Jelang Akhir Tahun 2025, Harga Cabai di Pasar Induk Cianjur Merangkak Naik
Sabtu 22-11-2025,20:00 WIB
Pemdes Cibanteng Cianjur Salurkan 1 Ton Beras CPPD untuk Warga Terdampak Pergerakan Tanah
Jumat 07-11-2025,00:13 WIB
Produksi Gabah Kering Capai 750 Ton, Cianjur Diprediksi Surplus Beras Hingga 20 Persen
Terpopuler
Kamis 05-02-2026,20:30 WIB
Jelang Ramadan, Polda Jabar Perketat Pengawasan Miras dan Obat Terlarang
Kamis 05-02-2026,19:00 WIB
PMI Cianjur Buka Gerai Unit Pengelola Darah di RSUD Pagelaran
Kamis 05-02-2026,17:30 WIB
Pondok Pesantren Nurul Ittihad Takokak Cianjur Akan Gelar Pasaran Ramadan
Kamis 05-02-2026,18:30 WIB
Jelang Ramadan, Satpol PP Cianjur Siapkan Surat Imbauan untuk Pengusaha Makanan
Kamis 05-02-2026,19:30 WIB
Akses Jalan Rusak, Ibu Hamil di Cianjur Melahirkan di Tengah Perjalanan
Terkini
Jumat 06-02-2026,14:00 WIB
KDM Usulkan Sejumlah Ruas Jalan Nasional Dikelola Pemprov Jabar
Jumat 06-02-2026,13:00 WIB
Gubernur Jabar Pastikan Beasiswa Siswa SMA/SMK Swasta Direalisasikan pada Tahun Ajaran 2026/2027
Jumat 06-02-2026,11:18 WIB
Pemprov Jabar Optimis Produksi Padi 2026 Meningkat Meski Terjadi Banjir
Jumat 06-02-2026,10:36 WIB
Cegah Meluas, Pemdes Cibanteng Cianjur Tanam Pohon Keras di Lokasi Pergerakan Tanah
Jumat 06-02-2026,10:00 WIB