JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Pengamat Ekonomi Syariah Adiwarman Karim mengatakan pemerintah perlu melakukan pembinaan dan pengaturan agar UMKM yang menjamur banyak di bulan Ramadhan tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas.
“Memang ini harus diatur supaya tidak menimbulkan masalah baru lagi yaitu dikuasainya jalanan-jalanan oleh para pedagang UMKM sehingga menyebabkan jalanan malah jadi tambah macet dan menghambat orang untuk mencapai rumah ataupun mencapai masjid tempat mereka melakukan tarawih,” kata Adiwarman kepada ANTARA, Jumat 28 Februari 2025. Ia mengatakan pedagang penganan berbuka puasa di beberapa tempat seringkali menyebabkan kemacetan bahkan menghambat orang berjalan karena memakai badan jalan untuk menjajaki dagangannya. Hal ini perlu ada pembinaan dan peraturan yang baik dari pemerintah, agar penjual bisa berjualan tanpa harus menggunakan bahu jalan atau menghambat lalu lintas, dan orang-orang yang membeli juga bisa berbelanja di tempat yang lebih aman. BACA JUGA:Pupung Dapat Mobil Hanya dengan Berbelanja di Alfamart BACA JUGA:Pakar: Asal Mencampur RON 90 dan 95 Berdampak Negatif Bagi Kendaraan Adiwarman juga mengatakan munculnya pedagang-pedagang kecil yang menjual makanan berbuka puasa juga karena adanya pola membeli dari konsumen yang memang mencari makanan untuk berbuka puasa terutama yang sedang dalam perjalanan. Mereka akan membeli makanan apa saja yang ditemukan di jalan sehingga banyak muncul pedagang dadakan yang hanya berjualan saat Ramadhan. Ia menyarankan jika ada suatu pengelolaan sentra makanan yang menyajikan penganan berbuka puasa akan lebih baik untuk mengumpulkan para pedagang dan dan memudahkan pembeli mencari makanan yang diinginkan di satu tempat. “Jadi memang bisa dibuat juga ada selama Ramadan, tentu dengan perizinan yang lengkap supaya enggak menimbulkan kekacauan, mungkin kalau buat tempat-tempat sentra makanan yang sifatnya temporer untuk selama bulan Ramadhan aja bagus juga, supaya orang-orang memudahkan lagi membeli makanannya sehingga tidak menimbulkan kemacetan,” katanya. Adiwarman mengatakan momen selama Ramadhan adalah waktu yang baik untuk para UMKM meningkatkan peluang ekonomi dari menjajaki dagangannya, baik di jalan-jalan, masjid ataupun di sentra makanan. Selain makanan, para pelaku UMKM juga memiliki peluang untuk berjualan pernak pernik yang lain seperti perlengkapan salat, hingga perkakas rumah tangga yang bisa di jual di tempat banyak orang berkumpul. BACA JUGA:Pandu Sjahrir: Danantara Optimis Bisa Perbaiki Perusahaan di BUMN Lebih Lincah BACA JUGA:Kemenperin Bidik Lima Negara Jadi Pasar Ekspor Fesyen Muslim Dengan memahami pola pembeli yang berkumpul di satu sentra makanan untuk berbuka puasa dan yang mencari penganan berbuka saat di jalan menuju pulang, bisa menjadi pedoman UMKM mendapatkan penghasilan tambahan selama Ramadhan. “Jadi dengan dua pola pembelian dari konsumen ini akan meningkatkan peluang bagi UMKM berjualan makanan, selain makanan yang juga meningkat adalah keperluan lainnya yang memang menjadi tradisi di Indonesia misalnya kita belanja sarung, kita menjual mukena, sajadah kecil dan pernak-pernik lain untuk saling berkirim hadiah di waktu lebaran ini, juga merupakan peluang dari UMKM,” kata Adiwarman.Pengamat: Pemerintah Perlu Atur UMKM Yang Berjualan Saat Ramadan
Sabtu 01-03-2025,16:00 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Kategori :
Terkait
Kamis 19-02-2026,15:58 WIB
Pemerintah Tingkatkan Jumlah Penerima Program Afirmasi untuk Guru 3T dan Wilayah Terdampak Bencana
Selasa 17-02-2026,18:30 WIB
Ganggu Ketertiban Umum, Satpol PP Cianjur Tertibkan PKL di Kawasan Bomero
Kamis 12-02-2026,21:00 WIB
Sambut Ramadan & Idul Fitri, Le Eminence Puncak Hadirkan Kolaborasi Religi dan Paket Eksklusif
Senin 02-02-2026,19:00 WIB
Ketua Komisi IV Nilai Perlindungan Anak di Cianjur Belum Berjalan Optimal
Senin 02-02-2026,07:00 WIB
Mendikdasmen Sebut Pemerintah Tengah Cari Solusi Terbaik Bagi Guru PPPK Paruh Waktu
Terpopuler
Rabu 18-02-2026,19:00 WIB
Status UHC Prioritas Terancam Dicabut, Dinkes Cianjur Lakukan Reaktivasi Kepesertaan
Rabu 18-02-2026,18:00 WIB
Layanan MPP Cianjur Bertambah, Targetkan Pelayanan Terpadu dan Efisien
Rabu 18-02-2026,21:00 WIB
Selama Ramadan, Jam Kerja ASN Cianjur Masuk Pukul 06.30 WIB
Rabu 18-02-2026,20:00 WIB
Disdikpora Cianjur Atur KBM Selama Ramadan, Fokus Pendidikan Karakter dan Budi Pekerti
Kamis 19-02-2026,16:06 WIB
Kemenhaj Tegaskan Tata Kelola Dam Haji Berbasis Kepastian Hukum dan Pelayanan Jemaah
Terkini
Kamis 19-02-2026,16:52 WIB
DPMD Cianjur Pastikan Program Rembug Warga Tetap Berjalan
Kamis 19-02-2026,16:07 WIB
Kemenhaj Rampungkan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi
Kamis 19-02-2026,16:06 WIB
Kemenhaj Tegaskan Tata Kelola Dam Haji Berbasis Kepastian Hukum dan Pelayanan Jemaah
Kamis 19-02-2026,15:58 WIB
Pemerintah Tingkatkan Jumlah Penerima Program Afirmasi untuk Guru 3T dan Wilayah Terdampak Bencana
Kamis 19-02-2026,14:50 WIB