JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri kembali menegaskan bahwa bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina termasuk Pertamax, sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah.
“Hasil uji kualitasnya sudah sesuai dengan standar spesifikasi teknis, seperti yang dipersyaratkan Ditjen Migas (Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi),” ucap Simon dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis 6 Maret 2025. Beberapa kesempatan lalu, kata Simon, Pertamina sudah melakukan uji sampel bersama Balai Besar Pengujian Migas (Lemigas) di 75 tempat, termasuk di Terminal Pertamina Plumpang. Hasil dari pengujian tersebut menunjukkan bahwa kualitas BBM Pertamina sudah sesuai dengan standar pemerintah. Selain dengan Lemigas, pengujian juga dilakukan dengan menggandeng dua lembaga independen, yakni Surveyor Indonesia dan TUV Rheinland Indonesia untuk memastikan kualitas produk dari BBM Pertamina sesuai dengan standar berlaku. Hasil yang serupa juga diperoleh dalam pengujian ini. BACA JUGA:Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Dibuka 7 Maret 2025 BACA JUGA:Menaker Akan Kawal Pencairan Hak-Hak Korban PHK Sritex Simon menyampaikan bahwa Pertamina akan terus melakukan uji BBM guna memberi kepastian terkait kualitas bahan bakar yang beredar di masyarakat. Selain itu, uji kualitas BBM juga tidak hanya dilakukan di wilayah Jabodetabek, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia. “Kami juga menyampaikan ke masyarakat bahwa uji ini akan terbuka dan transparan, masyarakat juga dapat ikut serta untuk mengawasi,” ucap dia. Dengan demikian, tutur Simon melanjutkan, Pertamina dapat meyakinkan masyarakat bahwa produk yang dihasilkan oleh Pertamina adalah produk yang sesuai dengan standar. “Begitu juga dalam distribusinya sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya. BACA JUGA:Jasa Marga Fungsionalkan Sejumlah Ruas Jalan Tol Dukung Libur Lebaran BACA JUGA:Pakar ITB: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kualitas BBM Pertamina Selaras dengan Simon, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin juga menegaskan bahwa kualitas bahan bakar minyak (BBM) Pertamax yang beredar di pasar saat ini sudah sesuai standar Pertamina. Hal itu disampaikan Jaksa Agung untuk menyikapi kekhawatiran masyarakat mengenai adanya BBM Pertamax dari Pertamina yang diduga ‘dioplos’ imbas dari terjadinya kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018–2023. Ia mengatakan bahwa waktu terjadinya atau tempus delicti perkara hanya berjalan pada 2018–2023. Dengan demikian, Pertamax yang diproduksi mulai 2024 dan seterusnya tidak ada kaitannya dengan objek penyidikan. “Artinya, kondisi Pertamax yang ada sudah bagus dan sudah sesuai dengan standar yang ada di Pertamina,” ucapnya. BACA JUGA:Bulog: Ketersediaan Stok Beras Nasional Aman Hingga Akhir Ramadhan BACA JUGA:Akademisi UGM: Indonesia Berpeluang Wujudkan Mobil Nasional Lebih lanjut, Jaksa Agung mengatakan bahwa perbuatan curang dalam perkara ini, yakni pembelian dan pembayaran yang tak sesuai BBM RON 92 dan BBM yang lebih rendah di- blending sebelum dipasarkan, adalah perbuatan segelintir oknum. “Kami tegaskan bahwa perbuatan itu dilakukan oleh segelintir oknum yang saat ini telah dinyatakan tersangka dan ditahan dan tindakan itu tidak terkait dengan kebijakan yang ada di Pertamina,” ucapnya.Dirut Pertamina Kembali Tegaskan Pertamax Sesuai Standar Pemerintah
Kamis 06-03-2025,14:57 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Kategori :
Terkait
Selasa 23-12-2025,09:00 WIB
Pertamina Pastikan Stok BBM di Cianjur dan Sukabumi Selama Nataru Aman
Selasa 02-12-2025,11:33 WIB
Diduga Angkut BBM dalam Jeriken, Minibus Hangus Terbakar di Jalan Raya Puncak
Selasa 04-11-2025,12:00 WIB
Korban Kebakaran Truk Pengangkut BBM di Cianjur Meninggal Dunia di RSPP
Selasa 04-11-2025,09:00 WIB
Pertamina Siap Tanggung Seluruh Kerugian Pasca Kebakaran Truk Tangki di Cianjur
Minggu 02-11-2025,17:31 WIB
Truk Tangki BBM Meledak di Cianjur, 6 Ruko, 3 Unit Rumah, 4 Kendaraan, dan Pos Polisi Terbakar
Terpopuler
Rabu 04-02-2026,12:00 WIB
Kemenperin Tegaskan Penerbitan Pertek Impor TPT Sudah Sesuai Prinsip Good Governance
Rabu 04-02-2026,05:22 WIB
Bapenda Jabar Siapkan Sejumlah Program Unggulan Kejar Target PAD 2026
Rabu 04-02-2026,11:00 WIB
Indonesia Tegaskan Strategi Mengubah Volatilitas Global Menjadi Momentum Pertumbuhan Inklusif
Rabu 04-02-2026,06:30 WIB
Sekjen: Kemenag Serius Benahi Tata Kelola dan Sejahterakan Guru
Rabu 04-02-2026,11:30 WIB
Perkuat Pengawasan Umrah, Kemenhaj Pastikan Jemaah Terlindungi dan Terlayani
Terkini
Rabu 04-02-2026,21:00 WIB
Awal 2026, Bapenda Cianjur Tertibkan 125 Reklame di Lima Kecamatan
Rabu 04-02-2026,20:30 WIB
Kemenhaj Cianjur Prioritaskan Pelayanan dan Hospitality Jemaah Haji
Rabu 04-02-2026,20:00 WIB
Bupati Cianjur Resmikan Gedung PONEK RSUD Pagelaran
Rabu 04-02-2026,19:30 WIB
PMI Asal Cianjur Sakit, Keluarga Minta KDM Bantu Pulang
Rabu 04-02-2026,19:00 WIB