JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan Koperasi Desa Merah Putih yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dapat menjadi offtaker yang membeli hasil tani para petani ataupun hasil tangkapan nelayan di desa.
Sudaryono meyakini para petani dan nelayan di desa dapat menjual hasil panen dan tangkapannya dengan harga yang sepadan sehingga keberadaan koperasi pun menjadi langkah strategis memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat desa. "Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat membahas bagaimana memastikan program-program kerakyatan benar-benar sampai ke desa-desa di seluruh Indonesia. Contohnya, Koperasi Desa Merah Putih ini yang dapat menjadi offtaker hasil pertanian di desa," kata Sudaryono kepada wartawan di Jakarta, Sabtu 8 Maret 2025. Rapat yang disebut Sudaryono itu merujuk kepada rapat terbatas di Istana Negara yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Jumat (7/3). BACA JUGA:Wamendes Minta IAI Buat Design Pengembangan Desa Sesuai Potensi BACA JUGA:Menekraf Gandeng HCI Kembangkan Ekspor Kuliner Halal Indonesia Dalam rapat itu, ada juga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Wamentan, pada kesempatan sama, menjelaskan Koperasi Desa Merah Putih dirancang sebagai lembaga yang bukan hanya mengelola usaha di tingkat desa, melainkan juga dapat memberi jaminan bagi para petani dan nelayan bahwa hasil panen dan tangkapan mereka akan dibeli. Sudaryono melanjutkan koperasi itu nantinya dapat mengelola pasokan pangan lokal secara efisien, mulai dari proses produksi hingga distribusi ke masyarakat. "Dengan adanya pengelolaan bahan baku pangan yang efisien, koperasi dapat memperlancar aliran barang dari hulu ke hilir sehingga mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani lokal," katanya. BACA JUGA:Presiden Buat Kopdes Merah Putih Jaga Warga Dari Rentenir dan Pinjol BACA JUGA:Kemenag Buka Pendaftaran Bantuan Masjid dan Mushalla Oleh karena itu, dia yakin Koperasi Desa Merah Putih dapat menghidupkan kembali potensi sumber daya manusia di desa. Ke depannya, melalui pengelolaan koperasi desa yang profesional, masyarakat desa juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan dalam pengelolaan usaha, distribusi pangan, dan logistik. "Ini adalah langkah penting untuk memberdayakan masyarakat desa agar lebih mandiri dan produktif," kata Sudaryono yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas Bulog itu. Pada kesempatan terpisah, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyampaikan Koperasi Desa Merah Putih merupakan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. BACA JUGA:Seskab Teddy Naik Pangkat Jadi Letnan Kolonel BACA JUGA:Mensos Upayakan Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Tahun Ini Budi Arie mengatakan koperasi itu bertujuan memutus mata rantai kemiskinan di desa dan membantu masyarakat desa meningkatkan pendapatannya. "Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih itu yang pertama itu untuk kepentingan masyarakat desa karena di Koperasi Desa Merah Putih itu untuk memutus mata rantai kemiskinan di desa dan juga bagaimana masyarakat desa bisa meningkat penghasilannya," kata Budi Arie. Rencananya Koperasi Desa Merah Putih dibangun di 70.000 sampai 80.000 desa yang tersebar di seluruh Indonesia.Wamentan: Kopdes Merah Putih Jadi Offtaker Untuk Petani dan Nelayan
Sabtu 08-03-2025,21:00 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Tags : #petani
#offtaker
#nelayan
#masyarakat
#koperasi desa
#koperasi
#kopdes
#kesejahteraan
#kerakyatan
#kemiskinan
Kategori :
Terkait
Minggu 08-02-2026,21:00 WIB
Bulog Subdivre Cianjur Targetkan Penyerapan 33.700 Ton Gabah di 2026
Minggu 08-02-2026,18:00 WIB
Cuaca Buruk, Ratusan Perahu Nelayan Jayanti Cianjur Terbengkalai
Selasa 03-02-2026,17:30 WIB
Hadapi Cuaca Ekstrem, Dinas TPHPKP Cianjur Siapkan Antisipasi Gagal Panen
Minggu 25-01-2026,19:30 WIB
Lahan Hutan Desa Diduga Diperjualbelikan Oknum Tertentu, Ini Kata Kades Cibanteng
Senin 19-01-2026,21:00 WIB
Diserang Burung Pipit, Ratusan Hektar Sawah di Ciranjang Cianjur Gagal Panen
Terpopuler
Sabtu 14-02-2026,10:21 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi dari Lapisan Paling Bawah
Sabtu 14-02-2026,09:16 WIB
Pemprov Jabar Terima Hibah Aset dari KPK Senilai Rp23,3 Miliar
Sabtu 14-02-2026,10:01 WIB
Mendikdasmen Pastikan 100 Persen Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra Kembali Terlaksana
Sabtu 14-02-2026,10:23 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Efisiensi Anggaran dan Pemberantasan Korupsi
Sabtu 14-02-2026,09:53 WIB
Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi 654 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra
Terkini
Sabtu 14-02-2026,10:23 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Efisiensi Anggaran dan Pemberantasan Korupsi
Sabtu 14-02-2026,10:21 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi dari Lapisan Paling Bawah
Sabtu 14-02-2026,10:01 WIB
Mendikdasmen Pastikan 100 Persen Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra Kembali Terlaksana
Sabtu 14-02-2026,09:53 WIB
Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi 654 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra
Sabtu 14-02-2026,09:16 WIB