JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Psikolog klinis anak dan keluarga dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI), Anna Surti Ariani membagikan kiat yang bisa dilakukan saat melihat teman menjadi korban bullying atau perundungan terutama di sekolah.
Menurut dia, hal yang bisa dilakukan salah satunya dengan melaporkan kepada pihak bisa memberikan bantuan. "Pelaporan itu jadi salah satu yang perlu kita lakukan. Kalau di sekolah berarti bisa melapor kepada guru bimbingan konseling (BK), atau kepada kepala sekolah, wali kelas, ataupun guru-guru yang memang bertanggung jawab," kata Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si, dalam diskusi tanya jawab di kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 10 Maret 2025. Psikolog yang akrab disapa Nina itu juga menyarankan ketika melihat teman menjadi korban bullying hal yang bisa dilakukan dengan memberikan psychological first aid atau dukungan psikologis awal. BACA JUGA:Kemenekraf Perluas Akses Musisi Agar Semakin Kompetitif BACA JUGA:Pakar UGM : Konsumsi Daging Bantu Jaga Stamina Selama Puasa "Di luar kita melaporkan, sebetulnya salah satu yang sangat penting untuk kita lakukan adalah memberikan dukungan psikologis awal. Ini kalau program pemerintahnya adalah P3LP atau Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis," ujarnya. Dia menjelaskan dalam hal ini langkah yang bisa dilakukan seperti memperhatikan kondisi korban dan memberinya kenyamanan fisik. "Lihat dulu kondisi si korban ya, apakah dia kelihatannya misalnya nge- drop banget mungkin ada bantuan-bantuan tambahan yang bisa kita berikan seperti mengajak atau memapah dia ke tempat yang lebih aman. Kemudian kita bisa kasih minum," ucapnya. Lebih lanjut, dia menyarankan agar bisa memberi dukungan emosional dan menjadi pendengar yang baik tanpa menghakimi korban. Memberikan ruang bagi korban untuk menceritakan apa yang mereka alami. BACA JUGA:Praktisi Bagikan Kiat Kelola Uang THR Agar Lebih Produktif BACA JUGA:Kiat Olahraga Tetap Asyik Dilakukan Selama Berpuasa "Ketika kita jadi teman ceritanya korban, itu kalau bisa jangan judgmental, jangan menghakimi. Kita perlu jadi temannya korban, bisa bilang 'kalau misalnya kamu mau cerita, aku disini, aku dengerin kamu kalau kamu gak mau cerita, gak apa-apa aku disini nemenin kamu'," ucapnya.Psikolog : Kiat Yang Bisa Dilakukan Saat Teman Alami Perundungan
Selasa 11-03-2025,09:00 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Kategori :
Terkait
Selasa 27-01-2026,22:00 WIB
Ancaman Child Grooming Kian Mengkhawatirkan, P4AK Cianjur Ingatkan Peran Krusial Orang Tua
Selasa 27-01-2026,19:00 WIB
Belasan Murid SD di Kadupandak Cianjur Diduga Alami Gejala Keracunan
Senin 26-01-2026,21:00 WIB
BNNK Cianjur Rehabilitasi 55 Pencandu Narkoba Selama 2025
Senin 26-01-2026,20:30 WIB
Polres Cianjur Tangkap Dua Tersangka Pembacokan, Dua Orang Ditetapkan DPO
Senin 26-01-2026,10:15 WIB
BRI Melalui YBM BRILiaN Salurkan Bantuan bagi Penyintas Longsor di Cisarua, Bandung Barat
Terpopuler
Selasa 27-01-2026,09:00 WIB
Wagub Jabar Pastikan Pencarian Korban Longsor Dilakukan Secara Maksimal
Selasa 27-01-2026,07:19 WIB
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan Tepat Sasaran
Selasa 27-01-2026,08:30 WIB
Anggaran Terbatas, Pembangunan Desa di Jabar Tetap Digenjot
Selasa 27-01-2026,08:00 WIB
Kolaborasi Satu Data Indonesia Dukung Pembangunan Nasional yang Terarah dan Berkelanjutan
Selasa 27-01-2026,09:30 WIB
Diskominfo Jabar Sediakan Jaringan Internet di Lokasi Longsor KBB
Terkini
Selasa 27-01-2026,22:00 WIB
Ancaman Child Grooming Kian Mengkhawatirkan, P4AK Cianjur Ingatkan Peran Krusial Orang Tua
Selasa 27-01-2026,21:00 WIB
Puluhan Siswa SD di Kadupandak Cianjur Diduga Keracunan Usai Santap MBG
Selasa 27-01-2026,20:00 WIB
Harga Daging Sapi di Cianjur Tembus Rp140 Ribu per Kilogram
Selasa 27-01-2026,19:00 WIB
Belasan Murid SD di Kadupandak Cianjur Diduga Alami Gejala Keracunan
Selasa 27-01-2026,18:00 WIB