10. Pengembangan Lounge Khusus untuk Pekerja Migran
11. Bakti Sosial dengan Sasaran di Wilayah Perbatasan
12. Membangun Tambahan Lapas Modern Super Maximum Security dan Lembaga Pendidikan Berstandar Internasional, dan
13. Meningkatkan Kebanggaan Lembaga Pendidikan dengan Mengembalikan Nama POLTEKIM dan POLTEKIP Menjadi Akademi Imigrasi dan Akademi Ilmu Pemasyarakatan.
BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak Cianjur, Sopir Truk Tewas
BACA JUGA:Emak-emak Serbu Gerakan Pangan Murah DTPHPKP, Sejumlah Komoditi Ludes Diborong
"Oleh sebab itu, kita melibatkan anggota timpora yang hadir pada sore ini untuk melakukan pencegahan pemberian paspor RI pada orang Indonesia yang akan bekerja ke luar negeri," jelas Filianto kepada Cianjur Ekspres, pada Rabu 12 Maret 2025.
Sehubungan dengan desa binaan, lanjut Filianto, pihaknya akan mengawasi dan mengutus seorang petugas pembina desa bernama Pimpasa dari petugas imigrasi, yang bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat Cianjur yang baru lulus SMA yang ditawarkan bekerja di luar negeri
"Agar mereka mengerti bahayanya bekerja di luar negeri tanpa pengetahuan dan kemampuan yang jelas. Itulah sebabnya, kita bersama Timpora sebagai wadah pertukaran informasi dalam melaksanakan rapat kali ini," katanya.