JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto menyatakan dirinya menghormati kebijakan tarif impor Amerika Serikat yang ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump, tetapi Prabowo yakin kepada kemampuan Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri (berdikari).
Oleh karena itu, seiring dengan berjalannya perundingan antara Indonesia dan AS, Presiden Prabowo menekankan Indonesia juga fokus membangun kemampuannya untuk bertahan, di antaranya dengan mewujudkan ketahanan pangan di dalam negeri. “Kita dihantam tarif berapa pun, kita akan berunding dan negosiasi. Kita hormati. Tetapi, kita percaya kepada kekuatan kita sendiri. Kalaupun mereka tidak membuka pasar mereka kepada kita, kita akan survive, kita akan tambah kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” kata Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu 23 April 2025. Presiden melanjutkan dirinya optimistis Indonesia mampu membangun kekuatan di segala bidang, termasuk untuk swasembada pangan dan mencetak banyak lumbung pangan di dalam negeri. BACA JUGA:Kemenhan Jelaskan Pembelian 24 Pesawat Tempur F-15EX AS Masih Proses BACA JUGA:Kemenhan Tunggu Arahan Presiden Soal Rencana Evakuasi 1.000 Warga Gaza “Kita tidak akan pernah menyerah. Kita tidak akan berlutut. Kita tidak akan pernah mengemis. Kita tidak akan pernah minta-minta (belas) kasihan orang lain. Tidak perlu dikasihani! Bangsa Indonesia tidak perlu dikasihani,” kata Presiden. Presiden AS Donald Trump menetapkan tarif impor dasar 10 persen ke seluruh negara, dan tarif impor resiprokal ke sejumlah negara termasuk Indonesia sebesar 32 persen. Walaupun demikian, Pemerintah AS saat ini menetapkan moratorium untuk pengenaan tarif resiprokal ke banyak negara, termasuk Indonesia, selama 90 hari. Pemerintah RI telah mengutus tim negosiasi untuk berunding mengenai penetapan tarif impor resiprokal itu, yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Di Washington D. C., Menko Airlangga bertemu dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick dan Kepala Kantor Dagang AS (USTR) Jamieson Greer. BACA JUGA:Prabowo dan Sisi Sepakat Kerja Sama RI-Mesir Jadi Kemitraan Strategis BACA JUGA:PCO: Kunjungan Prabowo ke Turki Tindak Lanjut Undangan Erdogan Delegasi RI, yang dipimpin oleh Menko Airlangga, dan delegasi AS bersepakat untuk membahas negosiasi tarif secara intensif selama 60 hari ke depan terhitung sejak Minggu (20/4). Isu-isu yang dibahas dalam perundingan itu, antara lain mencakup perizinan impor, perdagangan digital dan Customs Duties on Electronic Transmissions (CDET), pre-shipment inspections, kewajiban surveyor, serta ketentuan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk sektor industri. Isu lainnya yang dibahas, yaitu implementasi tarif resiprokal, dan penguatan akses pasar kedua negara. Dalam pertemuannya dengan Lutnick, Airlangga menyampaikan sejumlah tawaran RI untuk AS, di antaranya Indonesia bersedia membeli LPG, gasoline, minyak mentah dari AS. "Indonesia juga berencana untuk membeli produk agrikultur, antara lain gandum, kacang kedelai, susu kacang kedelai, dan Indonesia juga akan meningkatkan pembelian barang-barang modal dari Amerika," kata Airlangga saat jumpa pers di Washington D. C. pada Jumat (18/4) minggu lalu. Indonesia menjadi beberapa negara yang diterima oleh AS untuk negosiasi pengenaan tarif resiprokal. Selain Indonesia, AS juga saat ini bernegosiasi dengan Vietnam, Jepang, dan Italia.Presiden Hormati Kebijakan Tarif Trump
Rabu 23-04-2025,19:00 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Tags : #trump
#tarif resiprokal
#tarif impor
#presiden p
#presiden as donald trump
#perizinan impor
#negosiasi
#moratorium
#kebijakan tarif
#kebijakan
#indonesia
Kategori :
Terkait
Kamis 25-12-2025,10:00 WIB
Ribuan Angkot di Kawasan Cipanas Puncak Diliburkan Empat Hari, Sopir Terima Insentif
Minggu 23-11-2025,20:30 WIB
Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Dipastikan Batal Berangkat, Asep: Saya Pasrah
Kamis 13-11-2025,22:30 WIB
Aliansi ADIL Cianjur Minta Penertiban Jaring Keramba di Waduk Cirata Dilakukan Transparan
Kamis 06-11-2025,22:00 WIB
Satpol PP Cianjur Layangkan SP 3, Pedagang Bomero Bakal Direlokasi Pada 11 Nopember
Kamis 30-10-2025,19:10 WIB
Karang Taruna Desa Sindanglaya Gelar Temu Warga, Hadi Terpilih Kembali Secara Aklamasi
Terpopuler
Sabtu 17-01-2026,19:36 WIB
Empat Rumah Warga di Cipanas Cianjur Terbakar
Sabtu 17-01-2026,18:23 WIB
Jadi Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Kades Mekargalih Cianjur Ditahan Polisi
Sabtu 17-01-2026,17:40 WIB
Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat HAB ke-80 Kemenag Cianjur, Berhadiah Umrah dan Motor
Sabtu 17-01-2026,20:30 WIB
Bupati Cianjur Tegaskan Kasus Bullying Tidak Bisa Dibenarkan
Sabtu 17-01-2026,19:30 WIB
BPBD Cianjur Sebut Suhu Dingin Disertai Hujan Deras akan Terjadi Selama Beberapa Hari ke Depan
Terkini
Sabtu 17-01-2026,20:30 WIB
Bupati Cianjur Tegaskan Kasus Bullying Tidak Bisa Dibenarkan
Sabtu 17-01-2026,19:36 WIB
Empat Rumah Warga di Cipanas Cianjur Terbakar
Sabtu 17-01-2026,19:30 WIB
BPBD Cianjur Sebut Suhu Dingin Disertai Hujan Deras akan Terjadi Selama Beberapa Hari ke Depan
Sabtu 17-01-2026,18:23 WIB
Jadi Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Kades Mekargalih Cianjur Ditahan Polisi
Sabtu 17-01-2026,17:40 WIB