JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Budayawan sekaligus praktisi seni, Jose Rizal Manua mengatakan dukungan pemerintah dalam memperkenalkan tari tradisional perlu digencarkan agar semakin dikenal generasi muda.
"Tari nasional dari berbagai provinsi di Tanah Air memang kurang diminati oleh generasi muda sekarang,” ujar Jose saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa 29 April 2025. Karenanya, ia mengimbau agar dimulai dari keluarga, lingkungan masyarakat serta dukungan pemerintah mampu meningkatkan pelatihan tarian nasional sebagai bentuk penguatan jati diri bangsa. Ia juga berharap pertunjukan kolosal seperti yang diselenggarakan di jalanan Jakarta dan Yogyakarta bisa menjadi opsi melestarikan kebudayaan berupa tari yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. BACA JUGA:Kemenkes: Skrining dan Vaksinasi jadi Langkah Eliminasi Kanker Serviks BACA JUGA:Minum Air Kelapa Bisa Mendatangkan Manfaat Bagi Ibu Hamil “Tari yang ada di setiap provinsi mempunyai keunikannya masing-masing dan berbeda dengan yang ada di belahan dunia mana pun,” jelasnya. Sementara untuk tari jenis modern, kemajuannya sangat pesat. “Hendaknya pemerintah mewajibkan menari tarian nasional di setiap sekolah berdasarkan tarian yang ada di provinsi masing-masing dengan begitu tarian nasional bisa tetap terjaga,” tambah dia. Lebih lanjut mengenai kekayaan sastra berupa puisi, menurutnya kini puisi kian berkembang seiring dengan keterbukaan berkarya. Karena keberanian menulis sekarang ini sangat terbuka, siapa saja bisa bebas menulis termasuk menulis puisi,” pungkasnya. BACA JUGA:Kiat Menjaga Kesehatan Reproduksi Bagi Perempuan BACA JUGA:Orang Tua Perlu Paham Risiko Digital Sebelum Batasi Media Sosial Anak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung penggunaan tarian tradisional sebagai sarana untuk mempromosikan budaya Indonesia di kancah internasional, karena hal itu bisa berdampak pada sektor pariwisata. “Tarian tradisional sangat berhubungan dengan seni pertunjukan dan budaya, juga erat kaitannya dengan pariwisata,” kata Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kreativitas Kemenparekraf Restog Krisna Kusuma. Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, khususnya pada seni tari. Produk kesenian ini perlu dimanfaatkan sebagai alat promosi wisata. Dengan pengelolaan profesional, kata dia, seni tari tradisional yang dipentaskan dapat menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang dan berwisata ke Indonesia.Pemerintah Perlu Kenalkan Tari Tradisional Pada Generasi Muda
Rabu 30-04-2025,08:00 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Tags : #wisatawan
#wisata
#tarian
#seni
#promosi wisata
#masyarakat
#kesenian
#kekayaan budaya
#budaya indonesia
#budaya
Kategori :
Terkait
Senin 22-12-2025,09:30 WIB
Bupati Cianjur Rencanakan Karnaval Budaya Jadi Agenda Tahunan, Ini Alasannya
Selasa 25-11-2025,07:00 WIB
Pulihkan Suasana, Disbudpar Cianjur Akan Gelar Festival di Kawasan Bomero City Walk
Rabu 05-11-2025,08:00 WIB
Belum Miliki Logo dan Tagline Resmi, Disbudpar Cianjur Gelar Sayembara City Branding Pariwisata
Rabu 29-10-2025,19:45 WIB
Disdikpora dan BMPS Kolaborasi dalam Pelestarian Tiga Pilar Budaya Cianjur
Jumat 24-10-2025,11:16 WIB
Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, KLH/BPLH dan Pemkab Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih di Cipanas
Terpopuler
Selasa 27-01-2026,09:00 WIB
Wagub Jabar Pastikan Pencarian Korban Longsor Dilakukan Secara Maksimal
Selasa 27-01-2026,07:19 WIB
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan Tepat Sasaran
Selasa 27-01-2026,08:30 WIB
Anggaran Terbatas, Pembangunan Desa di Jabar Tetap Digenjot
Selasa 27-01-2026,08:00 WIB
Kolaborasi Satu Data Indonesia Dukung Pembangunan Nasional yang Terarah dan Berkelanjutan
Selasa 27-01-2026,09:30 WIB
Diskominfo Jabar Sediakan Jaringan Internet di Lokasi Longsor KBB
Terkini
Selasa 27-01-2026,22:00 WIB
Ancaman Child Grooming Kian Mengkhawatirkan, P4AK Cianjur Ingatkan Peran Krusial Orang Tua
Selasa 27-01-2026,21:00 WIB
Puluhan Siswa SD di Kadupandak Cianjur Diduga Keracunan Usai Santap MBG
Selasa 27-01-2026,20:00 WIB
Harga Daging Sapi di Cianjur Tembus Rp140 Ribu per Kilogram
Selasa 27-01-2026,19:00 WIB
Belasan Murid SD di Kadupandak Cianjur Diduga Alami Gejala Keracunan
Selasa 27-01-2026,18:00 WIB