BANDUNG,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial (Kemensos), Idit Supriadi Priatna menyebut anak jalanan juga menjadi target utama untuk mengikuti program Sekolah Rakyat yang akan digulirkan pemerintah.
Idit mengatakan mereka yang akan mengikuti program ini, berangkat dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diintegrasikan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Mereka yang berasal dari desil 1 dan desil 2 atau kelompok paling miskin dalam DTSEN menjadi prioritas utama, terutama anak-anak yang tidak lagi tercatat di Dapodik alias putus sekolah. "Dalam desil 1 itu di dalamnya ada kemiskinan ekstrem, itu yang paling diutamakan. Bahkan anak-anak yang tidak daftar di Dapodik itu juga menjadi prioritas yang di jalanan-jalanan sendiri itu, yang tidak sekolah," kata dia di Bandung, Sabtu 5 Juli 2025. Guna menyeleksi agar program ini bisa tepat sasaran, Kementerian Sosial membuat tim bersama-sama dengan Dinas Sosial setempat untuk turun langsung ke lapangan. BACA JUGA:9.485 Siswa Daftar ke 20 SMP di Cianjur Lewat SPMB Online BACA JUGA:SPMB 2025, Disdikpora Cianjur Ingatkan Penerimaan Siswa Baru SMP Harus Sesuai Daya Tampung "Di tim kami ada ujung tombaknya, yakni para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang turun door to door ke masing-masing rumah, berangkat dari data yang ada tadi (DTSEN)," ujarnya. Program Sekolah Rakyat yang sekitar 100 unit akan mulai beroperasi 14 Juli 2025, merupakan sekolah berasrama yang menyediakan pendidikan 100 persen gratis untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Seluruh biaya pendidikan, akomodasi, dan kebutuhan dasar siswa ditanggung oleh negara. Program ini menjadi bagian dari kebijakan afirmatif pemerintah untuk memuliakan keluarga miskin dan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari kelompok ekonomi terendah. Pelaksanaan Sekolah Rakyat dikoordinasikan Kementerian Sosial, sedangkan rekrutmen guru dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag). BACA JUGA:Berjalan Lancar, Ada Tes Terstandar Sistem CAT di SPMB Tahap 2 BACA JUGA:Kemendikdasmen: Indonesia Kekurangan Puluhan Ribu Kepala Sekolah Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebutkan status guru yang akan direkrut mengutamakan guru PNS, kemudian PPPK yang telah memiliki penempatan, dan selanjutnya PPPK paruh waktu. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan guru Sekolah Rakyat harus lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan bersedia mengajar penuh waktu (full-time) di lingkungan asrama. Salah satu hal yang membedakan Sekolah Rakyat dengan sekolah konvensional adalah pendekatan pembelajaran yang fleksibel dan personal (individual approach). Sekolah ini menerapkan sistem multi entry dan multi exit, yang artinya siswa dapat masuk kapan saja tanpa harus menunggu tahun ajaran baru dan menyelesaikan pendidikannya sesuai capaian belajar sendiri. Kurikulum Sekolah Rakyat terdiri atas tiga dasar utama, yakni kurikulum karakter dan asrama yang dikembangkan Kementerian Sosial, kurikulum sekolah formal oleh Kemendikdasmen, dan kurikulum pendidikan agama disusun Kementerian Agama guna memperkuat pembentukan karakter dan nilai spiritual.Kemensos: Anak Jalanan Jadi Target Utama Sekolah Rakyat
Minggu 06-07-2025,19:00 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Tags : #target utama
#sekolah rakyat
#sekolah
#putus sekolah
#program keluarga harapan (pkh)
#pendidikan
#pembentukan karakter
#miskin
#mengajar
#kurikulum pendidikan
#kemiskinan ekstrem
#kemensos
#keluarga miskin
#guru
#dinas sosial
#data
#dapodik
#anak-anak
#anak jalanan
Kategori :
Terkait
Selasa 31-03-2026,18:30 WIB
Disdikpora Cianjur Siapkan Model Sekolah Program Nasional 2026
Jumat 06-03-2026,08:00 WIB
Mensos Tegaskan Penanganan Masalah Kesehatan Jiwa Anak Mandat Konstitusi
Kamis 05-03-2026,21:30 WIB
Dinsos Cianjur: Lokasi Sekolah Rakyat Direncanakan di Kecamatan Cilaku
Kamis 29-01-2026,11:04 WIB
Mendikdasmen: Sekolah Rakyat Beri Manfaat Besar pada Peserta Didik
Kamis 08-01-2026,17:42 WIB
Dinsos Cianjur Pastikan Lokasi Sekolah Rakyat di Kecamatan Cilaku
Terpopuler
Kamis 02-04-2026,00:30 WIB
Kecelakaan Maut di Ciranjang Cianjur, Pemotor Wanita Asal Bekasi Tewas di Tempat
Rabu 01-04-2026,23:45 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Modus COD di Cugenang Cianjur
Rabu 01-04-2026,23:29 WIB
Dinkes Cianjur Minta Masyarakat Waspadai Penyebaran Virus Campak
Kamis 02-04-2026,07:00 WIB
Satpol PP Cianjur Tertibkan Pelajar Nongkrong di Kafe saat Jam Sekolah
Kamis 02-04-2026,08:00 WIB
Bapenda Cianjur Tertibkan 175 Reklame di Sejumlah Titik Kecamatan
Terkini
Kamis 02-04-2026,19:09 WIB
Pohon Tumbang Rusak Atap dan Pilar Lampu Pendopo Cianjur
Kamis 02-04-2026,18:30 WIB
Satu Rumah Rusak Terdampak Longsor di Gekbrong Cianjur
Kamis 02-04-2026,17:58 WIB
Hujan Deras Disertai Angin Tumbangkan Pohon Beringin di Pamoyanan Cianjur
Kamis 02-04-2026,16:06 WIB
Dua Truk Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Cugenang Cianjur, Satu Orang Tewas
Kamis 02-04-2026,11:00 WIB