CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur menetapkan pengurangan jam pelajaran selama bulan suci Ramadan. Kebijakan disesuaikan dengan kalender pendidikan dan jam kerja yang telah diatur, dengan penekanan lebih besar pada kegiatan keagamaan.
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan, penyesuaian jam belajar berlaku untuk seluruh satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD hingga SMP di wilayah Kabupaten Cianjur.
“Selama Ramadan jam masuk kerja sudah disesuaikan, kemudian juga ada pengurangan jam belajar. Intinya lebih fokus pada kegiatan keagamaan,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres.
Ruhli menjelaskan, pihaknya telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh sekolah sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama Ramadan. Dalam edaran tersebut, guru diharapkan membimbing siswa sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan.
BACA JUGA:Disdikpora Cianjur Atur KBM Selama Ramadan, Fokus Pendidikan Karakter dan Budi Pekerti
BACA JUGA:Bidpora Disdikpora Cianjur Optimistis PAD 2026 Capai Target
Selain itu, Disdikpora menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter dan budi pekerti kepada peserta didik. Menurut Ruhli, Ramadan menjadi momentum tepat untuk membentuk sikap dan akhlak siswa agar lebih baik.
“Kami menekankan pendidikan karakter dan budi pekerti dalam rangka mendekatkan pemahaman anak-anak,” kata Ruhli.
Untuk pendalaman keagamaan, siswa beragama Islam diarahkan memperbanyak kegiatan religius. Sementara bagi peserta didik non-Muslim, kegiatan disesuaikan dengan keyakinan dan arahan keluarga masing-masing.
Disdikpora juga mengimbau agar selama masa libur Ramadan, siswa tetap berada dalam pengawasan keluarga. Peran orang tua dinilai penting dalam membimbing anak sesuai dengan program kerja yang telah disusun dinas.
BACA JUGA:Disdikpora Cianjur Tekankan Kepala Sekolah Baru Dilantik Bekerja Profesional
BACA JUGA:Libur Sekolah Semester, Disdikpora Cianjur Wajibkan Sekolah Siapkan Petugas Piket
“Kami berharap orang tua membimbing anak-anak selama Ramadan sesuai program yang telah diedarkan, serta para pendidik turut mensosialisasikan kewajiban orang tua selama libur awal dan akhir Ramadan,” jelas Ruhli.
Dia menambahkan, meski ada pengurangan jam pelajaran, materi pengetahuan tetap diberikan dengan penyesuaian waktu belajar. Seluruh pelaksanaan kegiatan diselaraskan dengan jam belajar yang telah disepakati dalam kalender pendidikan.
“Pelaksanaan waktunya memang ada pembeda, namun semuanya sudah disesuaikan. Yang jelas, selama Ramadan kegiatan lebih difokuskan pada aspek keagamaan,” tandasnya.