Dalam rangka mengantisipasi risiko kebakaran saat musim mudik Lebaran, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sampai tingkat desa, termasuk simulasi penanganan kebakaran.
BACA JUGA:Satpol PP dan Damkar Cianjur Tambah Satu Unit Kendaraan Patroli serta Perahu Karet
BACA JUGA:Gas LPG 3 Kilogram Langka dan Mahal, Warga Sindangbarang Cianjur Terpaksa Pakai Kayu Bakar
“Kami rutin sosialisasi dan simulasi, agar masyarakat tidak panik saat terjadi kebakaran dan tau langkah awal penanganannya,” katanya.
Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumah untuk mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman.
“Kalau mau mudik, pastikan sambungan listrik dicabut, dan tabung gas dilepas dari kompor. Itu penting untuk mencegah kebakaran,” katanya.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat jika terjadi kebakaran.
BACA JUGA:Volume Arus Lalu Lintas di Cianjur Meningkat, Polisi Pastikan Jalur Lancar
BACA JUGA:Arus Mudik H-3 Lebaran di Pertigaan Kuda Kosong Cianjur Ramai Lancar
“Bisa langsung hubungi 112. Itu sudah terintegrasi dengan layanan darurat lainnya. Intinya masyarakat harus lebih hati-hati dan waspada, terutama saat meninggalkan rumah,” pungkasnya.(Cr1)