KDM Bakal Kaji Geothermal Gunung Gede Pangrango Libatkan Akademisi

Kamis 07-05-2026,18:30 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan persoalan rencana pengembangan Geothermal di kawasan Gunung Gede Pangrango akan dikaji lebih mendalam dengan melibatkan kalangan akademisi.

Hal itu disampaikan KDM (Kang Dedi Mulyadi) sapaan akrabnya usai menghadiri Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Cianjur, Rabu 6 Mei 2026 malam, saat menanggapi pertanyaan jurnalis terkait keterkaitan kawasan Gunung Gede Pangrango dengan proyek geothermal.

Menurutnya, kajian terkait dampak geothermal tidak bisa hanya berdasarkan pandangan pribadi pemerintah, tetapi harus mengacu pada hasil penelitian akademis dan kajian ilmiah yang objektif.

“Itu kita kaji. Saya nanti akan mencoba untuk melihat secara mendalam. Bukan sudut pandang saya, harus sudut pandang akademisi,” katanya.

BACA JUGA:Dedi Mulyadi Tolak Tegas Mata Air Takokak Dijadikan Kandang Ayam

BACA JUGA:Lokasi Pengeboran Geothermal di Cianjur Berjarak 700 Meter dari Permukiman Warga

Dedi menyebut, pemerintah nantinya akan meminta akademisi untuk melakukan kajian terkait potensi dampak yang mungkin terjadi apabila proyek tersebut dijalankan.

“Jadi nanti saya minta akademisi mengkaji, apa sih problem yang akan terjadi,” katanya.

Dia menuturkan, kajian serupa sebenarnya bisa dilakukan dengan melihat daerah lain di Jawa Barat yang sudah memiliki pengembangan geothermal sebagai bahan perbandingan.

“Dan kemudian kan studinya gampang, ada di Garut, ada di Kabupaten Bandung,” tukasnya.(Cr1)

Kategori :