Cianjurekspres.net - Nilai rights issue aksi korporasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam rangka pembentukan Holding Ultra Mikro berpotensi menjadi salah satu rights issue terbesar di Indonesia, bahkan di Asia. Rights issue BRI dengan mekanisme Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) tersebut telah disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (22/7). Dalam RUPSLB BRI tersebut, sekitar 104,22 miliar suara atau mewakili 95,98% dari seluruh saham dengan hak suara sah menyetujui rencana perseroan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 28.677.086.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp50. Terkait hal tersebut, Direktur Keuangan BRI, Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari, mengatakan, untuk penetapan harga rights issue akan dilakukan setelah melawati proses registrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penetapan harga selanjutnya akan disampaikan dalam prospektus PUT I .
Rights Issue Bernilai Besar, BRI Optimis Dapat Terserap Optimal
Senin 26-07-2021,11:30 WIB
Editor : cianjur
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 03-06-2026,14:57 WIB
Dewan Komisaris Tinjau Langsung Pelayanan dan Fasilitas SPBU di Bali
Rabu 03-06-2026,20:30 WIB
Sambut Kajati Baru, KDM Dorong Sinergi dan Harmonisasi Antarlembaga
Rabu 03-06-2026,17:19 WIB
Tawuran Dua Kelompok Pelajar Pecah di Cugenang Cianjur, Kendaraan Warga Rusak
Rabu 03-06-2026,17:30 WIB
Pemkab Cianjur Siapkan Kemudahan dan Insentif untuk Investor Baru
Rabu 03-06-2026,18:00 WIB
Harga Bahan Pokok di Pasar Induk Cianjur Stabil, Cabai dan Bawang Masih Mahal
Terkini
Rabu 03-06-2026,21:00 WIB
Tertekan Pelemahan Rupiah, Hotel di Cianjur Pilih Efisiensi Ketimbang Naikkan Tarif
Rabu 03-06-2026,20:30 WIB
Sambut Kajati Baru, KDM Dorong Sinergi dan Harmonisasi Antarlembaga
Rabu 03-06-2026,19:30 WIB
Program Pancawaluya Angkatan VIII Berakhir, 150 Siswa Kembali dengan Karakter Baru
Rabu 03-06-2026,19:00 WIB
Januari-April 2026, Neraca Perdagangan Jabar Catat Surplus USD 8,90 Miliar
Rabu 03-06-2026,18:30 WIB