Cianjurekspres.net - Empat orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial miskin ekstrem sebesar Rp900 ribu, warga asal Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber mendatangi Mapolres Cianjur, Selasa (18/1). Kedatangan mereka untuk membuat laporan dugaan pemotongan bantuan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Ke empat KPM tersebut berinisial TT (47), NN (70), Bah AD (62) dan CC (57). Baca Juga: Kejaksaan Cianjur Gelar Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Mereka datang ke Mapolres Cianjur didampingi oleh Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara (YLPKN) Jawa Barat, Hendra Malik. Salah seorang KPM, CC (57), mengatakan, kedatangan ke Mapolres Cianjur untuk membuat laporan adanya dugaan pemotongan bantuan miskin ekstrem sebesar Rp50 ribu dari nilai bantuan Rp900 ribu. Baca Juga: Akses Jalan di Sukarama Takokak Rusak, Warga Sudah Capek Hal serupa juga diutarakan KPM lainnya, NN (70) yang mengaku dipotong Rp100 ribu. Pun demikian yang dialami Bah AD (62), dirinya mengaku dipotong Rp150 ribu. Sedangkan TT (47) mengaku dipotong Rp50 ribu. "Variatif, ada yang Rp50 ribu hingga Rp150 ribu. Padahal banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Ada yang dibelikan beras ada juga untuk biaya persalinan," kata TT saat ditemui di Mapolres Cianjur, Selasa (18/1). Baca juga: Bupati Cianjur: Jangan Sepelekan Omicron TT mengatakan, dirinya baru pertama kalinya mendapat bantuan sosial tunai berupa uang sebesar Rp900 ribu. Ketua DPD YLPKN Jabar, Hendra Malik, menegaskan, kedatangannya ke Mapolres Cianjur hanya mendampingi ke empat orang KPM yang haknya diduga disunat oknum tak bertanggungjawab. "Saya hanya mendampingi saja, yang membuat laporan itu KPM-nya langsung," kata Hendra. Baca juga: Akhirnya, Cianjur Turun ke PPKM Level 1 Hendra mengatakan, setelah diterima oleh unit tiga Reskrim Polres Cianjur ternyata belum bisa menerima laporan (LP) melainkan sifatnya baru konsul terlebih dahulu. "Jadi, kami disarankan untuk kembali mendata berapa banyak penerima KPM bansos tunai sebesar Rp900 ribu yang dipotong setelah lengkap ada berapa. Polres Cianjur akan menerima laporannya," katanya. Sebelumnya, berdasarkan laporan dari KPM bansos tunai tim dari monitoring DPD YLPKN Jabar langsung turun ke lapangan dan mendapatkan beberapa KPM yang merasa bantuan tunainya di potong oknum tak bertanggungjawab.(yis/hyt)
Bansos Miskin Ekstrem Diduga Disunat, KPM Datangi Mapolres Cianjur
Rabu 19-01-2022,12:18 WIB
Editor : cianjur
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 12-08-2026,22:30 WIB
Gelombang Capai 4 Meter, BPBD Cianjur Minta Nelayan Waspada
Rabu 12-08-2026,20:25 WIB
Pasca Keributan Antarpelajar, Pemkab Cianjur dan KCD Pendidikan Perkuat Pengawasan
Rabu 12-08-2026,18:30 WIB
Polres Cianjur Usut Penyebab Kebakaran di Gunung Gede
Rabu 12-08-2026,20:30 WIB
TMMD Kodim 0608/Cianjur Rampungkan Seluruh Sasaran Pembangunan di Mekarmukti
Rabu 12-08-2026,19:30 WIB
Musim Kemarau, Dinkes Cianjur Ingatkan Risiko Dehidrasi dan ISPA
Terkini
Kamis 13-08-2026,16:29 WIB
Dekatkan Akses Pangan, RK Dadan Surya Negara Fasilitasi GPM di Campaka Cianjur
Kamis 13-08-2026,15:26 WIB
Semarak HUT ke-81RI, Imigrasi dan Lapas Cianjur Gelar Bakti Sosial
Kamis 13-08-2026,14:59 WIB
Gudang Gesekan Kayu di Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
Kamis 13-08-2026,07:00 WIB
Ngaos Raos DKM Al-Amanah Cianjur Hadirkan Pengajian Santai dan Interaktif
Rabu 12-08-2026,22:30 WIB