Cianjurekspres.net - Badan Intelijen Negara RI bersama Puskesmas Campaka kembali menyisir warga di empat desa yang belum melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis 1, 2 dan 3. Badan Intelijen Negara RI menargetkan empat ribu dosis vaksin di empat desa. Penanggungjawab Upaya Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Campaka, Edo Muhamad Zain, mengatakan, untuk vaksinasi di wilayah Campaka saat ini secara cakupan sudah 80 persen lebih. "Hari ini kami bersama dengan BIN RI menyisir warga yang belum divaksin," kata Edo, Kamis (30/6/2022). Edo mengatakan saat ini vaksinasi untuk Booster sudah mencapai 24 persen. Pihaknya mengimbau kepada warga Campaka untuk mengikuti vaksin bagi yang belum agar kewaspadaan tetap terjaga meski kasus Covid-19 sudah melandai. "Kami tetap kedepankan tameng warga dengan vaksinasi, jadi kepada warga walaupun kasus landai tetap jaga protokol kesehatan agar terhindar dari virus varian baru covid-19," katanya. Edo mengatakan, ia menerjunkan enam personel medis dari Puskesmas Campaka untuk wilayah Cidadap. Tim lainnya juga bergerak dari rumah ke rumah di Desa Campaka, Sukajadi, dan Sukadana.(yis/hyt*)
BIN dan Puskesmas Campaka Sisir Warga yang Belum Divaksin
Kamis 30-06-2022,07:01 WIB
Editor : cianjur
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,19:00 WIB
Potensi Wisata Cianjur Selatan Besar, Disbudpar Soroti Infrastruktur dan Promosi
Selasa 06-10-2026,20:00 WIB
Baru 5,88 Persen, Aktivasi IKD Cianjur Masih Rendah
Selasa 06-10-2026,18:00 WIB
Target Kemantapan Jalan Cianjur Naik Jadi 87,5 Persen pada 2027
Rabu 07-10-2026,08:27 WIB
RK Dadan Surya Negara Dorong Ketahanan Pangan Cianjur Lewat Program ASRI dan Bantuan Ayam Sentul
Terkini
Rabu 07-10-2026,08:27 WIB
RK Dadan Surya Negara Dorong Ketahanan Pangan Cianjur Lewat Program ASRI dan Bantuan Ayam Sentul
Selasa 06-10-2026,20:00 WIB
Baru 5,88 Persen, Aktivasi IKD Cianjur Masih Rendah
Selasa 06-10-2026,19:00 WIB
Potensi Wisata Cianjur Selatan Besar, Disbudpar Soroti Infrastruktur dan Promosi
Selasa 06-10-2026,18:00 WIB
Target Kemantapan Jalan Cianjur Naik Jadi 87,5 Persen pada 2027
Selasa 06-10-2026,08:00 WIB