Cianjurekspres.net - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mewaspadai adanya gelombang tinggi di perairan laut lepas Cianjur selatan yang kemungkinan bisa terjadi kapan saja. "Informasinya memang akan ada gelombang tinggi, tapi mudah-mudahan saja tidak terjadi," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo, Selasa (5/7). Rudi mengatakan, hingga saat ini BPBD Kabupaten Cianjur terus memantau perkembangan yang terjadi di pantai lepas di Cianjur selatan tersebut. "Kami juga memantau terus selama 24 jam, sehingga pada saat ada perkembangan langsung diinfokan," katanya. Selain itu lanjut Rudi, diharapkan warga atau nelayan untuk selalu waspada dan lebih baik untuk menghindari disaat ombak meninggi. "Saya juga mengimbau khususnya nelayan untuk menghindari terlebih dahulu disaat ombak tinggi," ungkapnya. Rudi mengatakan, cuaca saat ini susah diprediksi sehingga hujan pun sering terjadi bahkan tak lama terjadi panas. "Pada dasarnya, bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan terjadi bencana diharapkan untuk selalu waspada," jelasnya.(yis/sri)
Cuaca Ekstrem, BPBD Cianjur Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi
Rabu 06-07-2022,03:44 WIB
Editor : cianjur
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 20-05-2026,18:00 WIB
Dishub Cianjur Siapkan 350 Titik PJU Baru pada 2026
Rabu 20-05-2026,19:00 WIB
Dampak Rehab Kantor, Dewan Pendidikan Cianjur Kehilangan Tempat Aktivitas
Rabu 20-05-2026,15:54 WIB
PLN dan Pemprov Jabar Tandatangani PKS Perluasan Akses Listrik dan Pemenuhan Komitmen Lingkungan
Rabu 20-05-2026,16:03 WIB
KND RI Nilai Fasilitas dan Layanan di Cianjur Belum Ramah Difabel
Rabu 20-05-2026,17:30 WIB
Jelang Iduladha, DTPHP Cianjur Gelar Gerakan Pangan Murah
Terkini
Kamis 21-05-2026,09:00 WIB
BTT Tersisa Rp5 Miliar, Pemkab Cianjur Pastikan Penanganan Bencana Tetap Berjalan
Kamis 21-05-2026,08:30 WIB
Bupati Cianjur Tekankan Nasionalisme Generasi Muda Lewat Apel Kebangsaan
Kamis 21-05-2026,07:43 WIB
MTQ 2026 Tingkat Kabupaten Cianjur Akan Digelar di Pagelaran
Kamis 21-05-2026,06:21 WIB
Pemkab Cianjur Anggarkan Rp1,8 Miliar untuk Perbaikan 63 Rutilahu pada 2026
Rabu 20-05-2026,22:28 WIB