Mendikdasmen Dukung Integrasi Kurikulum Anti Narkoba
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, menegaskan komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam memproteksi masa depan generasi muda melalui penguatan karakter di lingkungan sekolah. --
Apresiasi atas implementasi nyata juga diberikan oleh Kepala BNN Provinsi Jawa Timur kepada Ketua Yayasan Dharma Wanita UNESA dan Ketua Lembaga Labschool UNESA. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Labschool UNESA mengintegrasikan kurikulum antinarkoba di seluruh jenjang pendidikan mereka, yang disaksikan langsung oleh Mendikdasmen, Kepala BNN, dan Rektor UNESA, Nurhasan.
Antusiasme terasa saat Menteri Mu’ti berinteraksi melalui _video conference_ dengan Kepala SD Negeri 3 Pagar Alam, Sumatra Selatan. Menanggapi praktik baik sekolah tersebut yang rutin mengundang penyuluh BNN ke sekolah, Menteri Mu’ti menekankan pentingnya keterlibatan aktif dari dalam ekosistem sekolah sendiri.
"Saya kira perlu dilibatkan secara aktif para murid melalui OSIS atau UKS dan kegiatan ekstrakurikuler. Sekolah yang aman dan nyaman adalah sekolah yang bebas dari segala perilaku yang merusak fisik, mental, dan spiritual anak-anak kita," pesan Menteri Mu’ti menutup interaksi tersebut.
Melalui peluncuran IKAN, Kemendikdasmen dan BNN berkomitmen mempercepat penyuluhan serta pelatihan bagi guru agar sekolah benar-benar menjadi benteng pertahanan bagi generasi masa depan yang kuat, hebat, dan bermartabat.(kemendikdasmen.go.id)
Sumber:
