Banner Disway Award 2025

Bersama Wagub Jabar, Wapres Gibran Tinjau Workshop AI Ready ASEAN

Bersama Wagub Jabar, Wapres Gibran Tinjau Workshop AI Ready ASEAN

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan meninjau penyelenggaraan Workshop AI Ready ASEAN--

CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID -  Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan meninjau penyelenggaraan Workshop AI Ready ASEAN bertajuk “ Empowering Students for the Future: AI Literacy for a Digital ASEAN” di SMP Plus Muthahari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 500 siswa dan bertujuan memperluas literasi kecerdasan artifisial (AI) sekaligus membekali pelajar dengan pemahaman dasar pemanfaatan teknologi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Kunjungan ini sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia unggul, percepatan transformasi digital, serta peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi. Tujuannya, guna mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan global di era ekonomi digital.

BACA JUGA:KDM Diapresiasi Kapolri Karena Larang Siswa Naik Motor ke Sekolah

BACA JUGA:KDM akan Berikan Kompensasi Uang Saku kepada Sopir Angkot, Becak, Andong

BACA JUGA:Dukung Ekskul E-Sport di Sekolah, Wapres RI dan Wagub Jabar Sambangi SMP Santa Yusuf Bandung

Dalam sambutannya, Gibran menekankan pentingnya pengenalan teknologi sejak dini agar generasi muda Indonesia tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi global. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ke sejumlah sekolah di Jawa Barat bertujuan memperkenalkan literasi AI, robotik, serta pengembangan minat siswa pada bidang teknologi digital.

“Kita fokus mengunjungi sekolah-sekolah untuk mengenalkan AI, pelajaran robotik. Tadi di salah satu sekolah juga dikenalkan ekstrakurikuler yang fokus ke e-sport. Bahkan ada game yang bisa dipertandingkan di kompetisi tingkat internasional,” ujar Gibran.

Ia menambahkan bahwa penggunaan AI saat ini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam proses belajar mengajar di sekolah.

“Intinya penggunaan AI ini penting sekali untuk kehidupan sehari-hari, terutama untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar. Tapi di satu sisi kita juga harus tahu bahwa AI ini ada aturan main dan etikanya, jadi itu yang perlu diperhatikan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada ASEAN Foundation dan Google.org yang telah mendukung penyelenggaraan program literasi AI bagi pelajar di Indonesia. Menurutnya, pengenalan teknologi digital kepada siswa perlu terus diperluas agar generasi muda mampu menjawab tantangan zaman.

“Terima kasih sekali kepada ASEAN Foundation dan Google.org atas dukungannya untuk anak-anak kita. Kita tidak ingin anak-anak kita ketinggalan dalam perkembangan teknologi, khususnya AI,” kata Gibran.

Dalam kesempatan ini, Gibran juga berdialog dengan para siswa. Salah satu siswa, Mirza Ali Musyafa, menanyakan pandangan Gibran terkait dampak lingkungan dari perkembangan teknologi AI, khususnya penggunaan sumber daya air dalam operasional pusat data.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Gibran menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kelestarian lingkungan.

Sumber: