Perumdam Tirta Mukti Cianjur Perbaiki Pipa Bocor Demi Pelayanan Optimal
Petugas Perumdam Tirta Mukti Cianjur tengah melakukan perbaikan pipa bocor di salah satu titik jaringan distribusi, untuk memastikan pasokan air bersih tetap lancar dan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal.(istimewa)--
CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID – Perumdam Tirta Mukti Cianjur terus melakukan perbaikan pipa bocor di sejumlah titik wilayah pelayanan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelangsungan distribusi air bersih kepada pelanggan, termasuk selama bulan Ramadan.
Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Syamsul Hadi, melalui Direktur Teknis (Dirtek), Mochamad Yudi Haryadi, mengatakan, pihaknya tetap mengintensifkan perbaikan jaringan meski di tengah bulan puasa.
BACA JUGA:DPR RI Apresiasi Kemendikdasmen Atas Upaya Langkah Cepat Tangani Bencana di Sumatra
BACA JUGA:Wamendagri Bima Arya Tekan Pentingnya Tata Kelola MBG yang Terukur, Terkoordinasi, dan Terintegrasi
BACA JUGA:Daftar Lewat Aplikasi Sapawarga, Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026
“Kami terus melakukan perbaikan pipa bocor walaupun saat bulan Ramadan untuk menjaga kelangsungan pendistribusian air ke pelanggan,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Jumat 20 Februari 2026.
Dia menjelaskan, perbaikan dilakukan di seluruh cabang pelayanan. Setiap kebocoran pipa yang terjadi dapat berdampak pada terhambatnya distribusi air kepada pelanggan sehingga harus segera ditangani.
“Lokasi perbaikan bisa di semua cabang pelayanan. Jika ada pipa bocor, dampaknya akan menghambat pelayanan ke pelanggan sehingga kami harus segera memperbaikinya,” katanya.
Menurutnya, durasi pengerjaan perbaikan bergantung pada ukuran diameter pipa yang bocor. Semakin besar diameter pipa, maka waktu pengerjaan akan semakin lama. Meski demikian, pihaknya berupaya agar proses perbaikan dapat diselesaikan secepat mungkin.
“Kami berusaha agar segera diselesaikan supaya konsumen tetap mendapatkan air,” ungkapnya.
Selain itu, kendala di lapangan kerap muncul ketika posisi pipa air berdekatan atau berbarengan dengan kabel listrik maupun kabel optik. Kondisi tersebut membuat proses perbaikan harus dilakukan dengan lebih hati-hati demi menghindari risiko lain.
Saat ini, lanjutnya, gangguan yang ditangani sebagian besar berupa perbaikan kecil akibat sumbatan di jaringan pelanggan.
Perumdam juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif. Pelanggan yang menemukan adanya kebocoran pipa di sepanjang jalan diharapkan segera melaporkan kepada pihak Perumdam agar dapat segera ditindaklanjuti.
Sumber:
