20.022 Warga Cianjur Daftar SIAPkerja, Didominasi Lulusan SMA

20.022 Warga Cianjur Daftar SIAPkerja, Didominasi Lulusan SMA

Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur di Jalan Pangeran Hidayatullah. (Foto: Dok. CIANJUR EKSPRES)--

“Yang tersedia itu dari awal tahun 2026 sampai sekarang bulan April itu di posisi Finance dan Sales,” tutur Dikha.

Terkait mekanisme penggunaan, Dikha menjelaskan masyarakat dapat mendaftar secara mandiri melalui situs resmi SIAPkerja dengan melengkapi data seperti NIK, nomor telepon, email aktif, hingga nama ibu kandung.

BACA JUGA:Disnakertrans Cianjur Buka Posko Aduan THR, Pekerja dan Pengemudi Ojol Bisa Melapor

BACA JUGA:Disnakertrans Cianjur Klaim Serap 11.800 Tenaga kerja Selama Tahun 2025

“Setelah mendaftar, pencari kerja wajib melengkapi profil dan mengaktifkan status sebagai pencari kerja. Kalau mengalami kesulitan, kami juga membuka layanan langsung di kantor,” katanya.

Pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya sosialisasi, mulai dari media sosial, organisasi perangkat daerah, hingga ke sekolah-sekolah. Namun, belum seluruh masyarakat mengetahui keberadaan platform tersebut.

“Masih banyak masyarakat yang belum tahu. Selain itu, sistemnya yang cukup advance juga membuat sebagian pencari kerja kesulitan dalam penggunaannya,” katanya.

Dia mengaku, kendala lain yang kerap dikeluhkan masyarakat di antaranya masalah teknis seperti keterlambatan kode OTP, lupa kata sandi, NIK yang sudah terdaftar, hingga gangguan jaringan.

BACA JUGA:Ketua PTI Jabar Ajak Pemuda Tani Cianjur Berkarya dan Bekerja Nyata

BACA JUGA:Program MBG di Cianjur Serap 12.000 Lebih Tenaga Kerja, Turunkan Angka Pengangguran

“Perlu diakui kehadiran platform SIAPkerja ini belum sepenuhnya diketahui oleh seluruh masyarakat Cianjur, dan dikarenakan sistem lumayan advance seringkali kendala yang kami hadapi adalah pencaker yang kesulitan bernavigasi dalam menggunakan aplikasi sistem,” ucap Dikha.

Pihaknya juga telah melakukan pelayanan langsung ke wilayah yang memiliki keterbatasan akses, termasuk ke sejumlah sekolah di daerah selatan Cianjur seperti SMKN 1 Cidaun, SMKN 1 Cijati, hingga SMK Tanggeung.

“Kami juga bekerja sama dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) di sekolah untuk membantu proses pendaftaran dan pendampingan penggunaan SIAPkerja,” katanya.

Dia menambahkan, meskipun hasil yang dicapai belum maksimal, platform SIAPkerja dinilai tetap memiliki potensi besar dalam membantu menekan angka pengangguran.

“Hasil yang didapatkan belum sesuai yang diharapkan dikarenakan kendala teknis dan diperlukan pengembangan lebih lanjut. SIAPKerja ini tidak hanya menyediakan informasi lowongan, tapi juga pelatihan, magang, hingga asesmen diri. Jadi bisa membantu pencari kerja meningkatkan kompetensinya,” katanya.

Sumber: