Pasca Gogosan Tanah, Jalur KA Cibeber - Lampegan Kembali Normal

Pasca Gogosan Tanah, Jalur KA Cibeber - Lampegan Kembali Normal

Pasca terjadinya gangguan gogosan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan KA Siliwangi perlintasan Cipatat - Sukabumi kini berangsur normal. (Foto: PT KAI Daop 2 Bandung)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Pasca terjadinya gangguan gogosan tanah. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan KA Siliwangi perlintasan Cipatat - Sukabumi kini berangsur normal.

Hal tersebut dipastikan setelah petugas terkait melakukan penanganan di petak jalan Cibeber - Lampegan (CBB - LP) tepatnya di Km 73+900 hingga Km 74+000, Minggu (19/4) malam. Akibat gangguan tersebut, sejumlah perjalanan Kereta Api (KA) Siliwangi terpaksa dibatalkan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan, jalur yang sebelumnya tidak dapat dilalui akibat adanya gogosan di Km 74+9/0 tersebut kini telah dinyatakan aman untuk dilintasi kereta api dengan kecepatan terbatas dan akan berangsur normal.

"Sejak kami menerima laporan awal, petugas langsung dikerahkan untuk melakukan proses penanganan dan penanggulangan, sehingga proses penanganan berhasil diselesaikan Senin 20 April 2026 siang tadi," katanya.

BACA JUGA:KA Siliwangi jadi Pilihan Pemudik Saat Lebaran 2026, Okupansi Capai 93 hingga 201 Persen

BACA JUGA:Penumpang KA Siliwangi Rute Cianjur-Sukabumi Diprediksi Melonjak Saat Libur Nataru

Keberhasilan penanganan ini, lanjut dia, merupakan hasil kerja cepat dan kolaboratif seluruh petugas di lapangan yang bekerja tanpa henti demi memulihkan operasional perjalanan kereta api.

“KAI memastikan bahwa jalur pada petak jalan antara Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan telah dapat dilalui kembali oleh kereta api mulai pukul 12.30 WIB, dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan melalui penerapan kecepatan terbatas,” ujar Kuswardojo.

Dia mengatakan, kereta api pertama yang melintas di lokasi tersebut adalah KA Siliwangi (343) relasi Cipatat - Sukabumi yang melintas pada pukul 15.35 WIB, dengan kondisi aman dan lancar dengan pengawalan oleh petugas dan kecepatan terbatas.

"Dengan telah dilaluinya KA pertama tersebut, maka operasional perjalanan KA Siliwangi pada lintas Cipatat - Sukabumi kini berangsur normal dan dapat melayani masyarakat seperti sediakala," katanya.

BACA JUGA:Kemendikdasmen Bagikan 24 Ribu Buku untuk Pemudik di Stasiun dan Terminal

BACA JUGA:Mudik Lebaran, Penumpang Kereta Api di Cianjur Capai Ribuan Orang

Kuswardojo menuturkan, selama masa gangguan berlangsung hingga senin siang, total sebanyak 727 pelanggan KA Siliwangi melakukan pembatalan perjalanan. Pembatalan tersebut merupakan dampak dari tidak beroperasinya 4 perjalanan KA Siliwangi.

"Rincian perjalanan yang dibatalkan yakni pada Minggu, 19 April 2026 terdapat 1 perjalanan KA Siliwangi (345) yang dibatalkan, sementara pada Senin, 20 April 2026 terdapat 3 perjalanan KA Siliwangi yang dibatalkan, yaitu KA Siliwangi (342), KA Siliwangi (341), dan KA Siliwangi (344)," tuturnya.

Sumber: