Buka Penjaringan, Demokrat Buka Peluang Tokoh Eksternal untuk Bursa Pilkada Jabar 2024

Buka Penjaringan, Demokrat Buka Peluang Tokoh Eksternal untuk Bursa Pilkada Jabar 2024

Kepala Bapiluda Demokrat Jabar, Andi Zabidi. (Foto: Istimewa)--

CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID,BANDUNG - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jabar mulai memanas. Sejumlah partai politik di Jabar turut membuka penjaringan untuk menentukan tokoh yang akan diusung dalam perebutan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2024.

Partai Demokrat Jabar misalnya, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu turut membuka peluang tokoh eksternal partai untuk diusung. Mereka membuka penjaringan secara terbuka untuk bursa calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar dari 15-30 April 2024 nanti.

Kepala Bapiluda Demokrat Jabar Andi Zabidi menguraikan, sejumlah tokoh internal partai juga tidak sedikit yang digadang dalam bursa calon gubernur Jabar.

BACA JUGA:Jabar Jadi Provinsi Terbaik Pertama dalam SPM Awards 2024

 

“Ada Dede Yusuf Macan Effendi, ada Herman Khaeron, ada juga Cellica Nurrachdiana,” katanya kepada Jabar Ekspres saat ditemui selepas paripurna di DPRD Jabar, Selasa 23 April 2024.

Dede Yusuf diketahui tokoh yang tidak asing di Jabar. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jabar pada 2008 lalu. Sementara, Cellica adalah mantan Bupati Karawang dan DPR terpilih 2024.

Andi menambahkan, meski ada sejumlah nama tokoh internal partai, tapi tidak menutup kemungkinan tokoh eksternal untuk masuk penjaringan.

BACA JUGA:Muhaimin Tegaskan Ingin Bekerja Sama dengan Prabowo

 

“Tetap membuka peluang tokoh masyarakat. Tapi, sampai sekarang memang belum ada yang ambil formulir. Baru konfirmasi saja,” bebernya.

 

Andi melanjutkan, tokoh yang akan diusung dalam Pilkada 2024 nanti juga belum secara resmi diputuskan. Artinya proses penjaringan masih berlanjut.

“Pendaftaran kan Agustus, kami masih berproses untuk penjaringan,” ucapnya.

BACA JUGA:Prabowo Usai Jadi Capres Terpilih Ucapkan Permohonan Maaf

 

 

Menurut Andi, Partai Demokrat juga tengah membuka komunikasi dengan partai politik lain. Hal itu untuk membangun koalisi dalam Pilkada Jabar 2024.

 

“Komunikasi dengan Gerindra, Golkar, PKS. Semua partai komunikasi. Kan tidak ada parpol yang bisa usung sendiri calon gubernur dan wakil gubernur,” terangnya. (son)

 

Sumber: