Banner Disway Award 2025

Hujan dan Angin Kencang Rusak Bangunan SD dan SMP di Cianjur

Hujan dan Angin Kencang Rusak Bangunan SD dan SMP di Cianjur

Bagian atap ruang kelas SMPN 1 Sukaluyu tampak rusak akibat diguyur hujan deras disertai angin kencang beberapa waktu lalu. (Foto: CIANJUR EKSPRES/MOCHAMAD NURSIDIN)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Cianjur dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah sekolah tingkat SD dan SMP mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan, laporan kerusakan datang dari beberapa kecamatan yang terdampak bencana alam, di antaranya Karangtengah, Mande, dan Sukaluyu.

“Ada beberapa sekolah yang terdampak bencana angin puting beliung di beberapa kecamatan, yakni Karangtengah, Mande, dan hari berikutnya Sukaluyu,” kata Ruhli kepada Cianjur Ekspres, Senin (27/10/2025).

Berdasarkan data sementara, terdapat dua sekolah dasar (SD) dan beberapa sekolah menengah pertama (SMP) yang mengalami kerusakan. Meski demikian, kerusakan yang terjadi tergolong ringan dan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).

BACA JUGA:Tiga Ruang Kelas SMPN 1 Sukaluyu Cianjur Ambruk

BACA JUGA:4 Ruang Kelas SMPN 7 Sukanagara Rusak, Disdikpora Cianjur: Kegiatan KBM Berjalan Normal

“Secara signifikan, dampaknya hanya pada bagian atap genting yang rusak. Tapi tidak sampai mengganggu kegiatan belajar mengajar,” ujar Ruhli.

Selain itu, Disdikpora juga menerima laporan adanya tiga ruang kelas SMP di Kecamatan Sukaluyu yang mengalami kerusakan pada bagian atap. Pihaknya berencana meninjau langsung lokasi untuk memastikan kondisi bangunan sekolah.

“Nanti kita akan cek ke lapangan sampai sejauh mana kerusakannya. Tapi yang paling penting, kami tekankan agar kegiatan belajar tetap berjalan,” kata Ruhli

Ruhli mengimbau seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Cianjur agar lebih waspada menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang sedang terjadi. Disdikpora meminta sekolah-sekolah memperhatikan kondisi lingkungan sekitar untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA:Ratusan Ruang Kelas SD di Cianjur Tak Layak Pakai, Ini Kata Disdikpora

BACA JUGA:Disdikpora Cianjur Upayakan Ruang Kelas Baru untuk SD Ciawitali Dibangun Tahun Ini

“Pertama, mohon diperhatikan sanitasi air di setiap satuan pendidikan. Kedua, lakukan koordinasi dengan masyarakat sekitar jika ada pohon besar di area sekolah. Bila perlu ditebang, pastikan ada komunikasi dan izin yang baik,” katanya.

Ruhli juga meminta setiap sekolah memiliki call center internal agar laporan bencana atau kejadian darurat bisa segera disampaikan ke tingkat kabupaten.

Sumber: