Sampah Penuhi Aliran Sungai di Desa Cibadak Sukaresmi
Aliran sungai di Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, tampak dipenuhi sampah. (Foto: CIANJUR EKSPRES/Dede Sandi Mulyadi)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Aliran sungai di Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur dipenuhi sampah. Sampah tersebut sengaja dibuang oleh beberapa oknum warga setempat.
Selain oknum warga, beberapa pelaku usaha hingga aktivitas Pasar GSP juga diduga membuang sampah di aliran sungai tersebut.
Kepala Desa Cibadak, Ridwan Gusmawandi, mengatakan, kondisi sungai di wilayahnya mengalami tekanan serius akibat sampah domestik serta limbah dari aktivitas perdagangan, terutama di sekitar jalur GSP dan kawasan pasar.
“Di satu sisi sungai dimanfaatkan warga untuk pertanian dan kebutuhan sehari-hari, namun di sisi lain aliran yang sama justru dijadikan tempat pembuangan sampah,” katanya kepada Cianjur Ekspres belum lama ini.
BACA JUGA:DLH Cianjur Angkut 16 Ton Sampah Selama Momen Nataru
BACA JUGA:Antisipasi Lonjakan Volume Sampah, DLH Cianjur Siagakan 300 Petugas Kebersihan
Pasar GSP, lanjut dia, menjadi titik krusial karena posisinya yang berdekatan langsung dengan saluran air dan sungai. Sampah hasil aktivitas jual beli kerap berakhir di aliran sungai, terutama ketika fasilitas pembuangan tidak tersedia atau tidak dimanfaatkan secara optimal.
"Akibat kondisi tersebut, banjir kerap terjadi di sejumlah titik Desa Cibadak. Kita sering melihat genangan air muncul setiap hujan dengan durasi satu hingga dua jam. Saluran air yang sempit, tidak dilengkapi bak kontrol, serta tersumbat sampah menyebabkan air cepat meluap ke badan jalan dan permukiman warga," jelasnya.
Ia mengatakan, pemerintah desa akan menggelar operasi bersih sungai dengan melibatkan lembaga desa, masyarakat, serta pelaku usaha di sekitar Pasar GSP dan jalur perdagangan.
"Kami juga akan memperbanyak rambu atau papan larangan membuang sampah ke sungai akan dipasang di lokasi-lokasi yang selama ini menjadi titik pembuangan," katanya.
BACA JUGA:Dinilai Tak Transparan, Warga Desa Cibadak Cianjur Pertanyakan Pengelolaan Sampah
BACA JUGA:Tumpukan Sampah di Gunung Gede Kian Menggunung, TNGGP Siapkan Tiga Langkah Strategis
Ridwan menegaskan, peran pengelola Pasar GSP dan pemilik ruko sangat penting dalam upaya penanganan sampah. Pemerintah desa akan mendorong penyediaan tempat sampah yang layak dan terpilah agar sampah pasar tidak lagi dibuang ke sungai.
"Namun demikian, hingga saat ini belum terjalin koordinasi resmi antara pemerintah desa dan pengelola Pasar GSP. Koordinasi tersebut akan segera dilakukan, termasuk pembahasan penyediaan tempat pembuangan sampah permanen maupun kontainer yang dapat diangkut secara rutin," kata Ridwan.
Ia menjelaskan, sebagian jalur GSP merupakan jalan kabupaten, sehingga penanganan drainase dan penertiban bangunan berada dalam kewenangan Pemkab Cianjur.
“Penanganan sampah dan banjir tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah desa sendiri. Tanpa keterlibatan pasar, pelaku usaha, dan masyarakat, persoalan ini akan terus berulang,” ungkapnya.
Sumber:
