Dinkes Cianjur Catat 214 SPPG Telah Beroperasi, Baru 179 SPPG Miliki SLHS
Kepala Dinkes Cianjur, I Made Setiawan. (Foto: CIANJUR EKSPRES/Fauzi Noviandi)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur mencatat selama Januari 2026 terdapat 292 Satuan Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hanya saja yang telah melakukan operasional baru mencapai 214 SPPG.
Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, Made Setiawan, mengatakan pasca kejadian keracunan proses evaluasi dan standar SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) hingga kini terus dilakukan.
"Hingga Januari 2026 ini, tercatat sudah ada sebanyak 292 SPPG, dan 214 diantaranya telah beroperasi. Sedangkan yang telah memiliki SLHS hanya ada 179 SPPG," katanya, Selasa 3 Februari 2026.
Beberapa SPPG yang mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) lanjut dia, ke sekolah yang siswanya mengalami keracunan sudah memiliki SLHS.
BACA JUGA:BGN Ingatkan Dapur SPPG di Cianjur Penuhi Standar Keamanan dan Higiene
BACA JUGA:Banyak Keluhan dari Penerima MBG, Satgas Cianjur Sidak ke SPPG Cimanggu
"Ini menunjukkan bahwa pengawasan dan komitmen bersama harus diperketat. Kita harus melihat apakah ada celah di proses pengolahan atau faktor teknis di perjalanan, seperti keterlambatan distribusi," katanya.
Selain itu, dia mengatakan pihaknya tetap mendukung penuh keberlanjutan program MBG karena memiliki dampak multiplier effect yang besar bagi kesehatan generasi mendatang dan ekonomi lokal.
"Tujuannya sangat baik untuk menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Kami akan terus berkoordinasi dengan Satgas MBG, pihak sekolah, dan SPPG agar kasus serupa tidak terulang kembali," tegasnya.
Dia menambahkan, upaya yang akan dilakukan dalam mencegah keracunan masal kembali terulang Satgas MBG, dan pihak terkait bakal memperkuat pengawasan pematuhan Juknis terbaru tahun 2026. (Cr2)
Sumber:
