Imigrasi Cianjur Optimalisasi Penggunaan Aplikasi Pelaporan Orang Asing
Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Cianjur menggelar Sosialisasi Keimigrasian Tahun 2026 dengan fokus pada optimalisasi penggunaan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).(istimewa) --
CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Cianjur menggelar Sosialisasi Keimigrasian Tahun 2026 dengan fokus pada optimalisasi penggunaan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).
Kegiatan ini ditujukan bagi para pengelola hotel, penginapan, serta mess perusahaan di wilayah Kabupaten Cianjur.
Bertempat di Grand Aston Puncak Hotel & Resort, kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara Imigrasi dan para pelaku usaha akomodasi dalam mendukung pengawasan orang asing yang tertib dan terintegrasi.
BACA JUGA:PLN Cianjur Nyalakan Harapan Lewat Light Up The Dream untuk Masjid Jami Tijanul Huda
BACA JUGA:Manfaatkan Aplikasi Sapawarga Agar Mudik Aman dan Lancar
BACA JUGA:Terbukti Bersalah, Dua Terdakwa Kasus PJU Cianjur Divonis 3,6 Tahun Penjara
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam Cipanas dan Pacet, perwakilan dari PHRI Kabupaten Cianjur, serta para penyelia hotel, penginapan, dan mess perusahaan yang berperan langsung dalam proses pelaporan tamu warga negara asing.
Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Sub Seksi TI-Inteldakim Kantor Imigrasi Cianjur, Alwin Taher. Dia menekankan pentingnya optimalisasi APOA sebagai sistem pelaporan yang cepat, akurat, dan real-time guna menunjang pengawasan keimigrasian di wilayah Cianjur.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Sekretaris PHRI BPC Cianjur, Yoyon Sudirno yang menyampaikan dukungan penuh dari jajaran PHRI terhadap pelaksanaan pelaporan orang asing melalui aplikasi resmi pemerintah.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Imigrasi Cianjur, Riky Afrimon.
“Optimalisasi penggunaan APOA bukan hanya kewajiban administratif, tetapi bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Sinergi yang kuat akan menghasilkan pengawasan yang lebih efektif dan profesional," katanya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dan diskusi yang dimoderatori oleh Ibu Sylvia Ayuning Tyas selaku Analis Keimigrasian Ahli Pertama.
Materi disampaikan oleh Alwin Taher bersama Yusman Witular selaku Kasubsi TI-Inteldakim danPengelola Data Keimigrasian yang memberikan penjelasan teknis serta ruang diskusi interaktif bagi seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen dan kepatuhan bersama dalam optimalisasi pelaporan orang asing melalui APOA demi terciptanya pengawasan keimigrasian yang semakin optimal di Kabupaten Cianjur.(*)
Sumber:
