Banner Disway Award 2025

Kemendikdasmen Gelar Rakor Direktorat SMP Tahun 2026, Kuatkan Sinergi Pusat dan Daerah

Kemendikdasmen Gelar Rakor Direktorat SMP Tahun 2026, Kuatkan Sinergi Pusat dan Daerah

Wakil Menteri Pendidikan Dasar (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat. (Foto: Kemendikdasmen.go.id)--

JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Wakil Menteri Pendidikan Dasar (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat menyampaikan peningkatan cakupan serta kualitas layanan pendidikan harus menjadi komitmen bersama, antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Pemerintah Daerah (Pemda) di seluruh Indonesia. 

Hal ini disampaikan Atip Latipulhayat pada Rapat Koordinasi (Rakor) Direktorat Sekolah Menengah Pertama Dirjen PAUD Dikdasmen Tahun 2026, Senin (2/3). 

Menurutnya, masih ada kendala yang perlu diselesaikan yakni terkait dengan koordinasi kewenangan pemerintah pusat dan daerah. Sinergi dan koordinasi yang tidak terjalin dengan baik akan menyebabkan pengelolaan pendidikan yang bermutu tidak tercapai.

“Maka hadirnya Kepala Dinas yang diwakili oleh Kabag dan Kasubag SMP yang hadir pada sore hari ini, untuk memastikan bagaimana pelaksanaan kewenangan ini tidak overlap, atau bahkan kewenangan itu berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi,” katanya.

BACA JUGA:Bersama Wagub Jabar, Wapres Gibran Tinjau Workshop AI Ready ASEAN

BACA JUGA:Dukung Ekskul E-Sport di Sekolah, Wapres RI dan Wagub Jabar Sambangi SMP Santa Yusuf Bandung

Wamen Atip menjelaskan setiap program yang dirancang benar-benar harus berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan. Orientasinya bukan pada serapan anggaran atau pelaksanaan kegiatan, tetapi pada perubahan nyata yang dirasakan oleh peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan seluruh warga sekolah di satuan pendidikan seluruh Indonesia.

“Mengidentifikasi tantangan di lapangan serta merumuskan solusi yang adaptif dan kontekstual. Rapat koordinasi ini harus menghasilkan solusi, koordinasi tanpa solusi, hanya basa-basi,” jelasnya.

Wamen Atip juga mengatakan bahwa kegiatan Rapat Koordinasi ini memiliki arti strategis untuk memperkuat pendidikan di setiap daerah, khususnya layanan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah yang lebih bermutu, inklusif, dan berkeadilan.

“Jadi bukan hanya kita melaksanakan ritual administratif semata, adanya rapat koordinasi tahunan harus berujung dan harus dipertanggung jawabkan oleh kita semua yakni dengan hadirnya pendidikan yang bermutu,” katanya.

BACA JUGA:Wamenaker: Pelatihan Vokasi Tak Boleh Sekadar Formalitas, Harus Perluas Peluang Kerja

BACA JUGA:Mendikdasmen dan Basarnas Tandatangani Nota Kesepahaman tentang Keselamatan Diri

Sementara itu, Direktur Sekolah Menengah Pertama, Maulani Mega Hapsari, menuturkan bahwa Rakor Direktorat Sekolah Menengah Pertama Dirjen PAUD Dikdasmen Tahun 2026, menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi, menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan program, mengevaluasi capaian kinerja, serta mengidentifikasi permasalahan dan solusi yang dihadapi di daerah.

“Rapat Koordinasi ini dimaksudkan sebagai sarana penyamaan persepsi dan konsolidasi antara pusat dengan Unit Pelaksana Teknis di 34 Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota  mengenai program kerja tahun 2026,” katanya.

Sumber: