SD Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur Resmi Jadi Sekolah Model Kemendikdasmen

SD Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur Resmi Jadi Sekolah Model Kemendikdasmen

Mendiknasmen Abdul Mu'ti bersama Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, saat mengunjungi SD Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur beberapa waktu lalu.(Foto: Istimewa)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - SD Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur resmi ditetapkan sebagai Sekolah Model oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0010 Tahun 2026 tentang Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana Program Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial.

Status Sekolah Model diberikan kepada satuan pendidikan yang dinilai siap menjadi rujukan dalam pengembangan praktik pembelajaran terbaik, sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Kemendikdasmen untuk memperkuat pembelajaran mendalam (deep learning) yang dilaksanakan dengan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Selain itu, program ini juga mendorong pengenalan koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence) sejak jenjang pendidikan dasar.

BACA JUGA:Mendikdasmen Tegaskan Toleransi dan Pendidikan Karakter Jadi Fokus Penguatan Pendidikan

BACA JUGA:Kemendikdasmen Perkuat Karakter dan Literasi Digital Pelajar

Sebagai sekolah model, SD Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur memiliki peran penting dalam mengintegrasikan pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial ke dalam kurikulum. 

Sekolah juga dituntut terus mengembangkan inovasi pembelajaran serta membangun lingkungan belajar yang kreatif, aman, dan inklusif.

Kepala SD Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur, Siti Rahmi Karimah, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Dia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas penetapan ini. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh guru, tenaga kependidikan, siswa, dukungan penuh orang tua, serta pembinaan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cianjur,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Rabu, 25 Maret 2026.

BACA JUGA:Kemenag Umumkan 97.122 Guru Lolos Sertifikasi

BACA JUGA:Kemendikdasmen Resmi Perbarui Rapor Pendidikan

Menurutnya, predikat sebagai Sekolah Model bukanlah akhir, melainkan amanah besar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.

Sumber: