Hendra menyebut, untuk penanganan kebakaran di Cianjur Selatan memang dibutuhkan adanya wilayah manajemen kebakaran (WMK) di tiap kecamatan.
BACA JUGA:Diberi Gerobak Baru Oleh Bupati Cianjur, Pedagang Batagor Ini Sujud Syukur
BACA JUGA:Apresiasi Kinerja Herman, Seniman Asli Cianjur Ini Beri Hadiah Lukisan
"Selain itu, perlu pembentukan Dinas Damkar sendiri, tidak menyatu dengan Satpol PP. Prosesnya saat ini sudah dalam pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda)," jelasnya.
Untuk kasus penanganan atau evakuasi pohon tumbang, di tahun 2024 pihaknya mencatat ada 37 kasus di periode Januari hingga Agustus 2024.
"Tahun 2023 kita evakuasi 58 pohon tumbang, lalu di 2022 ada 41 kasus," jelasnya.