JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) mengkritik hakim-hakim yang menjatuhkan vonis ringan kepada koruptor, terlebih jika potensi nilai kerugian negara akibat aksi rasuah itu mencapai ratusan triliun.
Prabowo menilai vonis ringan untuk koruptor melukai hati rakyat. Oleh karena itu, dia memerintahkan Kejaksaan, yang pada acara diwakili langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mengajukan banding terhadap kasus-kasus korupsi yang vonisnya diyakini terlalu ringan. "Rakyat itu mengerti, rampok ratusan triliun vonisnya sekian (tahun)," kata Presiden di hadapan jajaran petinggi kementerian/lembaga dan kepala daerah saat memberi pengarahan dalam Musrenbangnas, Senin 30 Desember 2024. Presiden lanjut menekankan para terdakwa korupsi seharusnya menerima vonis berat. "Vonisnya ya 50 tahun, begitu kira-kira," kata Presiden kepada Jaksa Agung. BACA JUGA:TNI AU Perkuat Pertahanan Udara IKN dengan Rudal Baru BACA JUGA:Hamas Puji Putin Karena Kecam Israel Atas Serangan di Jalur Gaza Dalam acara yang sama, Presiden juga mengingatkan Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan Agus Andrianto untuk memastikan para terpidana, khususnya terpidana korupsi, tidak mendapatkan kemudahan-kemudahan saat mendekam di penjara. "Nanti jangan-jangan di penjara pakai AC, punya kulkas, pakai TV. Tolong menteri permasyarakatan ya, jaksa agung," ucap Presiden Prabowo. Dalam kesempatan yang sama, Presiden lanjut mengingatkan jajaran aparat pemerintah untuk bersama membenahi diri. "Saya tidak menyalahkan siapa pun. Ini kesalahan kolektif kita. Mari kita bersihkan. Makanya, saya katakan aparat pemerintah, kita gunakan ini untuk membersihkan diri sebelum nanti rakyat yang membersihkan kita. Lebih baik kita membersihkan diri kita sendiri," tutur Prabowo memperingatkan jajarannya. BACA JUGA:Kementerian Pariwisata Pantau Layanan Wisata Jawa Barat Selama Liburan BACA JUGA:Lalin di Sekitar Tol Jabotabek dan Jabar Naik Presiden saat menyinggung soal vonis ringan itu memang tidak menyebutkan secara gamblang kasusnya. Namun, perhatian publik dalam beberapa hari terakhir mengarah kepada vonis ringan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kepada Harvey Moeis dalam kasus korupsi timah. Majelis hakim saat membacakan putusannya minggu lalu (23/12) menyatakan Harvey bersalah dan menghukum dia penjara 6 tahun 6 bulan, sementara tuntutan jaksa 12 tahun. Dalam pembacaan putusan, majelis hakim juga mengakui Harvey dan terdakwa lainnya bersalah merugikan negara hingga Rp300 triliun. Selepas pembacaan putusan itu, jaksa pun mengajukan banding ke pengadilan tinggi atas vonis yang diterima Harvey.Presiden Prabowo Kritik Hakim yang Jatuhkan Vonis Ringan Koruptor
Senin 30-12-2024,16:30 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Kategori :
Terkait
Senin 23-03-2026,18:15 WIB
604 Warga Binaan Lapas Cianjur Dapat Remisi Idulfitri, 5 Orang Langsung Bebas
Selasa 10-03-2026,20:30 WIB
Kejari Resmi Ajukan Banding Vonis Kasus Korupsi PJU Cianjur
Jumat 27-02-2026,00:09 WIB
Terbukti Bersalah, Dua Terdakwa Kasus PJU Cianjur Divonis 3,6 Tahun Penjara
Senin 26-01-2026,09:30 WIB
Presiden Jamin Cek Kesehatan Gratis bagi Seluruh Warga
Rabu 08-10-2025,19:31 WIB
Tiga Tersangka Kasus PJU Segera Diadili, Kejari Cianjur Siapkan Empat Jaksa
Terpopuler
Selasa 28-04-2026,20:30 WIB
TPG Cair Bulanan, Guru Lebih Sejahtera dan Membantu Murid
Selasa 28-04-2026,19:30 WIB
Sekda Cianjur Tekankan ASN Adaptif Gunakan Teknologi AI
Selasa 28-04-2026,20:01 WIB
DPMPTSP Cianjur Awasi Billboard Secara Berkala, Pastikan Layak dan Patuh Aturan
Selasa 28-04-2026,21:00 WIB
SPPG Cilaku Cianjur Bantah Tudingan Warga Soal Dampak Lingkungan
Selasa 28-04-2026,19:11 WIB
Bupati Cianjur Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Layanan NIB Gratis
Terkini
Selasa 28-04-2026,21:00 WIB
SPPG Cilaku Cianjur Bantah Tudingan Warga Soal Dampak Lingkungan
Selasa 28-04-2026,20:30 WIB
TPG Cair Bulanan, Guru Lebih Sejahtera dan Membantu Murid
Selasa 28-04-2026,20:01 WIB
DPMPTSP Cianjur Awasi Billboard Secara Berkala, Pastikan Layak dan Patuh Aturan
Selasa 28-04-2026,19:30 WIB
Sekda Cianjur Tekankan ASN Adaptif Gunakan Teknologi AI
Selasa 28-04-2026,19:11 WIB