PANGKALPINANG,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri Darmansjah Djumala mengatakan komitmen diplomasi Pancasila sudah merupakan keniscayaan dalam pelaksanaan kebijakan luar negeri Indonesia ke depan.
Djumala mengatakan ke depan diplomasi Pancasila oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dapat difokuskan pada isu-isu yang bermuatan nilai kemanusiaan, gotong royong dan musyawarah. Hal ini disampaikan mantan Duta Besar RI untuk Austria dan PBB ini saat menanggapi pernyataan Pers Tahunan (PPTM 2025) Menteri Luar Negeri Sugiono pada 10 Januari 2025 yang menegaskan diplomasi dan kepemimpinan Indonesia dalam menjalankan peran strategis pada panggung internasional akan berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. Djumala menyampaikan apresiasinya atas komitmen Kemenlu RI untuk melaksanakan diplomasi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila karena merupakan pengejawantahan dari visi Astacita Presiden Prabowo Subianto. BACA JUGA:Dedi Mulyadi Nyatakan Ingin Segera Laksanakan Tugas di Jabar BACA JUGA:KPU Tetapkan Pram-Doel Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Dia mengatakan bahwa dalam Astacita justru upaya ”memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM)” mendapat prioritas urutan pertama. "Ini menunjukkan bahwa setiap langkah kebijakan pemerintah, termasuk kebijakan luar negeri harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila," kata Djumala dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Pangkalpinang, Minggu 12 Januari 2025. Djumala berpandangan bahwa ke depan diplomasi Pancasila oleh Kemenlu RI dapat difokuskan pada isu-isu yang bermuatan nilai kemanusiaan, gotong royong dan musyawarah. Dia juga mengungkapkan bahwa diplomasi Pancasila yang akan dilakukan Kemenlu RI tepat waktu. Hal ini berkaitan dengan penganugerahan status Memory of The World oleh PBB-UNESCO pada Mei 2023 untuk pidato Bung Karno di PBB, New York, 30 September 1960, yang berjudul “To Build the World Anew”. BACA JUGA:Pakar Nilai Penting Putusan MK yang Atur Pelarangan Kampanye dengan AI BACA JUGA:KPU Bandung-Jabar Tetapkan Farhan-Erwin Jadi Pemenang Pilkada 2024 Pidato tersebut berisi pikiran Bung Karno yang terkandung dalam Pancasila yang relevan untuk menyelesaikan konflik dunia. Penganugerahan Memory of the World untuk pidato Pancasila tersebut menunjukkan bahwa PBB menilai Pancasila mengandung nilai-nilai universal dalam memecahkan isu-isu global. Pengakuan terhadap pidato Bung Karno tentang Pancasila di PBB itu membuka ruang bagi diplomasi Indonesia untuk memperkenalkan Pancasila ke dunia internasional. Djumala mengatakan bahwa naskah pidato itu terbuka untuk digunakan para peneliti, akademisi, dan praktisi mancanegara dalam mempelajari Pancasila sebagai disiplin ilmu filsafat dan politik. "Tinggal kini para diplomat Indonesia yang harus kreatif mengapitalisasi status Memory of the World itu untuk mempromosikan nilai luhur Pancasila agar bisa memberi inspirasi bagi negara-negara di dunia dalam mengatasi berbagai isu global berdasarkan semangat gotong royong (kerja sama) dan musyawarah (dialog) dalam forum internasional," kata Djumala.BPIP: Diplomasi Pancasila Keniscayaan Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Minggu 12-01-2025,12:00 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Tags : #pancasila
#nilai-nilai
#indonesia
#ideologi pancasila
#dunia internasional
#diplomasi pancasila
Kategori :
Terkait
Rabu 04-02-2026,19:30 WIB
PMI Asal Cianjur Sakit, Keluarga Minta KDM Bantu Pulang
Rabu 04-02-2026,11:00 WIB
Indonesia Tegaskan Strategi Mengubah Volatilitas Global Menjadi Momentum Pertumbuhan Inklusif
Senin 02-02-2026,06:30 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ungkap Lima Faktor Penyebab Angka ATS Masih Tinggi di Indonesia
Minggu 01-02-2026,08:15 WIB
Perkuat Posisi Negara Pantai, Indonesia Gagas Deklarasi Bersama di Forum CSA
Minggu 21-12-2025,20:41 WIB
Penguatan Demokrasi Pancasila, Endang S. Thohari Tegaskan Peran Koperasi
Terpopuler
Sabtu 07-02-2026,21:10 WIB
Kemenimipas dan Yayasan Arridho Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Cianjur
Sabtu 07-02-2026,18:19 WIB
Menko PMK Koordinasi Langsung dengan Gubernur Jateng dan BNPB Tangani Bencana Tanah Bergerak di Tegal
Sabtu 07-02-2026,18:16 WIB
Kemenhaj Bagikan Tips Praktis Agar Jemaah Terhindar dari Penipuan Travel Umrah
Sabtu 07-02-2026,18:10 WIB
KKP Gandeng Kejagung dan BPKP Perkuat Pengawasan Berbasis Risiko
Sabtu 07-02-2026,22:04 WIB
Menanti 23 Tahun, Jembatan Leuwi Jurig Takokak Cianjur Akhirnya Diperbaiki Permanen
Terkini
Minggu 08-02-2026,10:43 WIB
Bupati Cianjur Lantik 241 Kepala Sekolah dan 3 Pejabat Struktural di SMPN 1 Cipanas
Minggu 08-02-2026,07:00 WIB
Presiden Prabowo: Persatuan Ulama dan Umara Fondasi Perdamaian dan Kebangkitan Indonesia
Minggu 08-02-2026,06:30 WIB
Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
Minggu 08-02-2026,06:00 WIB
7 Langkah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
Minggu 08-02-2026,05:30 WIB