JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah lulusan Universitas Padjajaran Mega Febrianora, SpJP(K) mengatakan, pasien jantung dengan kondisi yang sudah stabil boleh mengendarai kendaraan untuk mudik namun dengan waktu tempuh yang tidak terlalu lama.
“Sebenarnya secara keilmuan, menyetir adalah aktivitas yang ringan secara metabolik ekuivalen (MET), menyetir hanya butuh 1-2 MET tetapi dalam kondisi yang relatif ringan ya, bukan nyupir truk atau nyetir berhari-hari,” ujar Mega dalam webinar yang dipantau dari Jakarta, Rabu 26 Maret 2025. Ia menyebut durasi maksimal pasien jantung dengan kondisi pembuluh darah yang telah terbuka sepenuhnya atau tidak tersumbat diperbolehkan menyetir asal tidak sampai enam jam. “Jadi kalau di bawah enam jam masih diperbolehkan, dengan catatan durasinya tidak lewat ya. Tapi kalau dirasa sampai 12 jam nyetir itu sangat tidak direkomendasikan. Apalagi kalau belum dibuka (sumbatan pembuluh darah) secara total,” ujarnya. BACA JUGA:Hal-hal Yang Perlu Dilakukan Sebelum Mudik Pakai Mobil Pribadi BACA JUGA:IDAI Bagikan Kiat Agar Anak Tetap Sehat Selama Perjalanan Mudik Ketika mudik, acap kali terdapat macet di jalur darat, ia menyarankan pasien agar tetap menerapkan pola makan dan minum air putih serta obat dan istirahat secara teratur hal ini untuk mencegah kelelahan sehingga berpengaruh pada penurunan kondisi pasien. “Jadi faktor bukan hanya jantungnya oke atau tidak, tapi faktor secara keseluruhan metabolisme untuk mendukung,” tambah dia. Sementara ketika tiba di kampung halaman, ia menyarankan pasien penyakit jantung agar memastikan istirahat tercukupi sekitar 6-8 jam per hari. Menghindari asupan makanan dan minuman kalengan dan membatasi asupan gula, garam dan lemak termasuk santan. BACA JUGA:Kiai Zuhri: Libur Santri jadi Renungan Diri Menimba Ilmu di Pesantren BACA JUGA:Spesialis THT Ungkap Gendang Telinga Berlubang Bisa Ganggu Pendengaran Mengelola stres, kata dia, juga diperlukan, sebab dengan kondisi pikiran dan hati yang bahagia mampu menghadirkan kondisi tubuh yang positif. Ia juga menyarankan agar pasien menyempatkan untuk olahraga ringan atau olahraga yang biasa dilakukan sehari-hari juga dapat diterapkan selama di kampung halaman. Mengonsumsi makanan yang digoreng dan dipanaskan kembali dengan cara digoreng juga sebaiknya dihindari. “Kontrol diri sendiri dan berani menolak makana yang tidak sehat, jangan hanya karena tidak enak karena orang. Tradisi tidak enakan harus dihapuskan untuk hidup yang lebih sehat,” pungkasnya.Dokter Ungkap Kriteria Pasien Jantung Yang Boleh Berkendara Saat Mudik
Kamis 27-03-2025,08:00 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Kategori :
Terkait
Selasa 03-03-2026,19:30 WIB
KONI Cianjur Siapkan Anggaran Rp9 Miliar untuk Porprov 2026
Rabu 18-02-2026,17:02 WIB
Bidpora Disdikpora Cianjur Optimistis PAD 2026 Capai Target
Kamis 05-02-2026,18:30 WIB
Jelang Ramadan, Satpol PP Cianjur Siapkan Surat Imbauan untuk Pengusaha Makanan
Senin 02-02-2026,20:30 WIB
Gangguan Jiwa, Seorang Pria di Leles Cianjur Terpaksa Dipasung
Rabu 28-01-2026,22:30 WIB
Pasca Keracunan Massal, Tiga Penyedia MBG di Cianjur Ditutup Sementara
Terpopuler
Selasa 03-03-2026,21:14 WIB
Paguyuban Villa Cherry Palasari Cipanas Tolak Pendirian Dapur SPPG, Ini Alasannya
Selasa 03-03-2026,19:30 WIB
KONI Cianjur Siapkan Anggaran Rp9 Miliar untuk Porprov 2026
Selasa 03-03-2026,22:00 WIB
Nelayan Asal Sukabumi Dilaporkan Hilang di Pantai Suliwa Cidaun Cianjur
Selasa 03-03-2026,20:00 WIB
Pemkab Cianjur Pastikan Program Wi-Fi Gratis Terus Berjalan
Selasa 03-03-2026,20:30 WIB
Pemkab Cianjur Matangkan Persiapan Arus Mudik Lebaran 2026
Terkini
Rabu 04-03-2026,15:00 WIB
Masyarakat Jabar di Timur Tengah Bisa Laporkan Kondisinya Melalui Hotline Tersedia
Rabu 04-03-2026,14:58 WIB
Kuota Mudik Gratis Tersisa 660, Dishub Jabar Sebut Tinggal Tiga Rute yang Masih Bisa Dipesan
Rabu 04-03-2026,14:55 WIB
BPS Jabar: Nilai Ekspor Januari 2026 Capai USD 3,14 Miliar
Rabu 04-03-2026,14:51 WIB
Wagub Jabar Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Mudik Aman
Rabu 04-03-2026,11:56 WIB