JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bahwa pihaknya belum memutuskan alat kelengkapan dewan (AKD) yang akan ditugaskan untuk membahas Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).
Dia mengatakan pihaknya saat ini baru melakukan rapat dengar pendapat umum (RDPU) untuk menampung aspirasi dan masukan masyarakat terhadap RUU PPRT yang dilakukan di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. "Ini sudah mulai, secara bertahap kami minta masukan. Sampai saat ini masih diminta di Baleg. Nanti pada waktunya akan kami lihat dari masukan itu apakah ini (RUU PPRT) akan kami bahas di komisi atau di Baleg," kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 7 Mei 2025. Puan mengatakan RDPU itu dilakukan sebagai bentuk pelibatan masyarakat melalui partisipasi yang bermakna ( meaningful participation) dalam proses legislasi RUU PPRT. BACA JUGA:Presiden Janji Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga BACA JUGA:Komisi II DPR Rapat dengan Sejumlah Gubernur Bahas Fiskal Hingga BUMD "Jadi proses itu yang kami lakukan dulu, bagaimana kemudian dari seluruh elemen masyarakat kami minta pendapatnya, masukannya, bagaimana meaningful participation itu sebanyak-banyaknya kami minta dulu," ujarnya. Selain itu, Puan mengatakan DPR RI akan turut meminta pandangan dari tiga pihak terkait dalam RUU PPRT, yakni pekerja rumah tangga (PRT), agen penyalur, maupun pemberi kerja. "Jadi ada tiga pihak yang harus kami minta masukannya, yaitu pemberi, pelaku, dan penerima sehingga ada fairness yang nanti harus kami berikan keadilan dari semua pihak. Ketiga-tiganya itu harus kami minta masukannya," katanya. Untuk itu, dia menyebut tahapan menampung aspirasi dan masukan masyarakat terhadap RUU PPRT tersebut membutuhkan waktu yang cukup sehingga akan dilakukan secara bertahap. BACA JUGA:Kemendagri Catat Ada 341 Usulan Daerah Pemekaran Per April 2025 BACA JUGA:Akademisi: Revisi UU ASN Soal Mutasi-Rotasi Tak Selesaikan Netralitas Sebelumnya, anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi mengatakan bahwa komisinya hingga saat ini belum mendapatkan penugasan untuk membahas RUU PPRT. Komisi IX merupakan komisi di parlemen yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan dan jaminan sosial. "Sampai hari ini memang masih belum ada data yang masuk apakah itu nanti bahas di Komisi IX, atau diawali dengan panja (panitia kerja), nanti kemudian menuju ke pansus (panitia khusus)," kata Nurhadi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/5). Adapun Wakil Ketua Baleg DPR RI Sturman Panjaitan mengatakan bahwa pihaknya juga belum mendapatkan penugasan resmi dari pimpinan DPR RI untuk membahas RUU PPRT. Meski demikian, dia menyebut bahwa Baleg DPR RI mengusulkan kepada pimpinan DPR RI agar RUU PPRT dibahas di Baleg DPR RI. BACA JUGA:Presiden Hormati Kebijakan Tarif Trump BACA JUGA:Kemenhan Jelaskan Pembelian 24 Pesawat Tempur F-15EX AS Masih Proses "Ini (RUU PPRT) juga belum (ada penugasan). Jadi kami mengusulkan, nanti dari pimpinan (ditugaskan) di mana dibahas, tergantung pada pimpinan," kata Sturman di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/5).Ketua DPR Sebut Belum Putuskan AKD yang Akan Bahas RUU PPRT
Rabu 07-05-2025,18:30 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Tags : #ruu pprt
#rdpu
#putuskan akd
#masyarakat
#masukan
#elemen masyarakat
#dpr ri
#dpr
#baleg
#aspirasi
#akd
Kategori :
Terkait
Jumat 20-02-2026,11:42 WIB
DPR RI Apresiasi Kemendikdasmen Atas Upaya Langkah Cepat Tangani Bencana di Sumatra
Minggu 21-09-2025,18:56 WIB
Diskusi Publik Dewan Kota dan RBUC di LBH Cianjur Dorong Reformasi Sistem Partai Politik dan Revisi UU MD3
Rabu 10-09-2025,21:30 WIB
Demokrat Cianjur Tekankan Penolakan Kenaikan Gaji DPR
Selasa 02-09-2025,20:00 WIB
Sambangi DPRD Cianjur, Aliansi Indonesia Waras Desak Pengesahan UU Perampasan Aset
Minggu 31-08-2025,14:19 WIB
Dinilai Menyimpang, Surya Paloh Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI
Terpopuler
Sabtu 28-02-2026,15:15 WIB
Seskab Bantah MBG kurangi Program dan Anggaran Pendidikan
Sabtu 28-02-2026,14:15 WIB
Kemenkes Targetkan Turunkan Kematian Kanker Payudara 2,5 Persen Per Tahun
Sabtu 28-02-2026,14:50 WIB
Mendikdasmen dan Basarnas Tandatangani Nota Kesepahaman tentang Keselamatan Diri
Sabtu 28-02-2026,15:50 WIB
Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Guru, Seskab: Insentif Naik, Tunjangan Diperbesar
Minggu 01-03-2026,11:39 WIB
Kemenhaj Pastikan Keamanan Jemaah Umrah Terpantau
Terkini
Minggu 01-03-2026,11:41 WIB
Progres Pemvisaan Jemaah Haji Capai 162 Ribu, Target Rampung Awal Maret
Minggu 01-03-2026,11:39 WIB
Kemenhaj Pastikan Keamanan Jemaah Umrah Terpantau
Minggu 01-03-2026,11:37 WIB
KUH Jeddah Lakukan Mitigasi Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara di Kawasan Timur Tengah
Sabtu 28-02-2026,15:50 WIB
Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Guru, Seskab: Insentif Naik, Tunjangan Diperbesar
Sabtu 28-02-2026,15:15 WIB