CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengingatkan potensi hujan lebat akan turun di sejumlah wilayahnya, dan meminta masyarakat waspada.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat mengatakan memasuki awal tahun 2026 sebagian besar wilayah Cianjur masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
"Bahkan, berdasarkan peringtan dini cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Jawa Barat khusus Cianjur diperkirakan hujan masih akan turun," katanya, Jumat 20 Januari 2026.
BACA JUGA:Perumdam Tirta Mukti Cianjur Perbaiki Pipa Bocor Demi Pelayanan Optimal
BACA JUGA:DPR RI Apresiasi Kemendikdasmen Atas Upaya Langkah Cepat Tangani Bencana di Sumatra
BACA JUGA:Wamendagri Bima Arya Tekan Pentingnya Tata Kelola MBG yang Terukur, Terkoordinasi, dan Terintegrasi
Dalam peringatan dini cuaca tersebut lanjut dia, potensi hujan lebat dengan status waspada akan terjadi hingga Minggu 22 Februari 2026.
"Beberapa hari terkahir wilayah Cianjur memang masih diguyur hujan, dan tidak ada laporan adanya bencana alam, longsor atau pergerakan tanah," katanya.
Meski demikian, Asep meminta masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan adanya potensi bencana alam terutama di beberapa wilayah yang sering terjadi tanah longsor, pergerakan tanah dan banjir.
"Pemkab Cianjur juga telah menetapkan status siaga bencana beberapa waktu lalu, dan masih berlaku hingga awal April 2026 mendatang," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya juga telah menyiagakan sejumlah personil, dan sejumlah unit kendaraan serta perlengkapan penangana bencana alam.
"Personil yang kami siaga juga terus berkoordinasi dan memantau informasi melalui Relawan Tangguh Bencana Alam (Retana) diseluruh desa di Cianjur. Sehingga apabila terjadi sesuatu yang tak diinginkan personil langsung bergerak," katanya.(cr2)