Banner Disway Award 2025

Bupati Cianjur Ungkap Tantangan Jadi Ketua RT dan RW di Era Digitalisasi

Bupati Cianjur Ungkap Tantangan Jadi Ketua RT dan RW di Era Digitalisasi

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyerahkan surat keterangan (SK) ketua RT dan RW kepada sejumlah perwakilan ketua RT dan RW se Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Rabu (20/8/2025). (Foto: CIANJUR EKSPRES/Dede Sandi Mulyadi)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Di era digitalisasi, para ketua RT dan RW menghadapi tantangan yang cukup berat, diantaranya menghadapi informasi yang tidak akurat dan hoak sehingga membuat persepsi masyarakat menjadi cepat berubah.

Hal itu diungkapkan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian usai melantik 57 ketua RT dan 10 ketua RW se Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, yang bertempat di salah satu hotel di Jalan Raya Cimacan, pada Rabu 20 Agustus 2025.

"Tantangan (para ketua RT dan RW, red) saat ini, sesuai dengan perkembangan zaman yaitu digitalisasi. Di mana banyak informasi-informasi yang tidak akurat dan hoak. Di sinilah peran seorang ketua RT dan RW, harus hadir, untuk meluruskan informasi tersebut," kata Bupati kepada wartawan.

Salah satu cara untuk meluruskan informasi-informasi yang tidak akurat, lanjut Bupati, para ketua RT dan RW bisa membuat grup untuk menyebarkan informasi-informasi yang baik terhadap warga

BACA JUGA:Gandeng BPBD, Pemdes Cimacan Gelar Pelatihan Mitigasi Erupsi Gunung Api

BACA JUGA:Bupati Cianjur Sebut Program Rp25 Juta Per RT Mulai Berjalan

"Pesan saya kepada para ketua RT dan RW, harus hadir di tengah-tengah warga dalam bentuk hati dan dalam bentuk cinta, sehingga masyarakat dapat terperhatikan dengan baik," ujarnya.

"Kita tidak ingin ada anak-anak yang kelaparan dan anak-anak yang terlantar. Di situlah peran unit terkecil pemerintahan yakni RT dan RW," tambah Bupati.  

Bupati menambahkan bahwa RT dan RW adalah ujung tombak pembangunan. Mereka bukan sekadar penghubung, tapi garda terdepan guna memastikan tidak ada satupun warga yang terabaikan, baik kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan.

Sementara itu, Kepala Desa Cimacan, Deden Ismail, mengatakan bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah desa dan para ketua RT dan RW adalah kunci suksesnya sebuah program.

BACA JUGA:Cegah Narkoba, BNN Cianjur Optimalkan Desa Bersinar Hingga Tingkat RT

BACA JUGA:Bangun Ekonomi Warga, Pemdes Cimacan Bentuk Koperasi Syariah Desa Merah Putih

“RT dan RW adalah ujung tombak sukses tidaknya sebuah program pembangunan. Kami di desa siap berkolaborasi," tukasnya.

Sumber: