Suhu Panas Melanda Cianjur, BPBD Imbau Warga Waspada
Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur.(Foto : Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menyebutkan, suhu panas yang melanda sejumlah wilayah dipengaruhi minimnya tutupan awan serta fenomena El Nino. Kondisi tersebut membuat cuaca terasa lebih terik sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara maksimum di Jawa Barat mencapai 38 derajat Celsius.
"Kondisi ini berlangsung di tengah minimnya tutupan awan di wilayah Indonesia akibat pengaruh fenomena El Nino sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif," katanya.
Dia menjelaskan, kondisi cuaca panas dan relatif kering masih berpotensi berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia selama Oktober 2026. Karena itu, masyarakat diminta menjaga kondisi kesehatan dan mengantisipasi dampak cuaca panas.
BACA JUGA:Evaluasi Kepemimpinan Prabowo-Gibran, BEM Cianjur Sampaikan Enam Tuntutan
BACA JUGA:Kekeringan 500 Hektare Sawah di Takokak, Bupati Siapkan Fasilitasi bagi Petani
Sedangkan lanjut dia, berdasarkan prakiraan curah hujan pada periode dasarian III Oktober hingga dasarian II November 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah.
"Menghadapi cuaca panas saat ini, kami mengimbau masyarakat diharapkan untuk tetap mewaspadainya, seperti kebakaran hutan. Tak hanya itu masyarakat juga agar menggunakan masker ketika sedang melakukan aktifitas di luar," jelasnya.
Dia menambahkan, Pemkab Cianjur saat ini telah memperpanjang status siaga darurat kekeringan hingga akhir Oktober 2026.(Cr2)
Sumber: