Aksi Pencegatan Pelajar di Cibinong, Disdikpora Cianjur Pastikan Hak Pendidikanya Terjamin
Kabid SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin. (Foto: CIANJUR EKSPRES/Fauzi Noviandi)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur memastikan sejumlah pelajar yang hendak melakukan aksi tawuran di Kecamatan Cibinong mendapatkan hak pendidikan.
Hal tersebut diungkapkan Kabid SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin saat dihubungi Cianjur Ekspres.
"Terkait dengan kejadian, sejumlah pelajar yang terlibat aksi tawuran di Jalan Raya Cibinong - Sindangbarang, merupakan pelajar dari SMPN 2 Cibinong dan sekolah Mts swasta Tanggeung, bahkan pelajar SMA itu sudah diselesaikan di Polsek setempat," kata Helmi, Minggu, 16 November 2025.
Dalam penyelesaian permasalahan tersebut, lanjut Helmi, disaksikan pihak sekolah asal pelajar hingga orangtua.
BACA JUGA:Waspada Cuaca Ekstrem, Disdikpora Cianjur Imbau Sekolah Terapkan Pembelajaran Kondisional
BACA JUGA:4 Ruang Kelas SMPN 7 Sukanagara Rusak, Disdikpora Cianjur: Kegiatan KBM Berjalan Normal
"Aksi kenakalan remaja itu tidak hanya dilakukan sekolah pemerintah, tapi ada juga dari swasta dan SMA. Kita fokus dalam permasalahan pelajar di sekolah negeri. Terkait saksi pun itu akan diberikan pihak sekolah," ujarnya.
Selain itu, Helmi memastikan pelajar yang terlibat dalam kenakalan remaja tersebut akan mendapatkan hak pendidikan, seperti pelajar lainnya.
"Saya sudah meminta pihak sekolah, supaya sanksinya tak sampai membuat anak tidak sekolah, mereka harus mendapatkan hak pendidikannya. Rencannya sekolah bakal memberikan sanksi Senin, 17 November 2025," katanya.
Helmi menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan intansi terkait, seperti Kementrian Agama (Kemenag) untuk melakukan upaya penanganan kenakalan remaja dapat diatasi.
BACA JUGA:Rencana Tawuran Berakhir Petaka, Pelajar SMP di Cibinong Cianjur Alami Kecelakaan
BACA JUGA:Disdikpora Cianjur Upayakan Ruang Kelas Baru untuk SD Ciawitali Dibangun Tahun Ini
"Kami juga meminta kepada setiap orangtua, selalu menjaga anak-anaknya, serta menjaga komunikasi dengan sekolah, supaya kejadian yang sebelumnya itu dapat dicegah," tukasnya.(Cr2)
Sumber:
