Banner Disway Award 2025

Unsur Cianjur dan UNJ serta UTM Kolaborasi Gelar Trauma Healing Berbasis Olahraga

Unsur Cianjur dan UNJ serta UTM Kolaborasi Gelar Trauma Healing Berbasis Olahraga

Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) kolaborasi menggelar program trauma healing berbasis olahraga dan edukasi kebencanaan.(Foto: CIANJUR EKSPRES/Moch. Nursidin)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Suasana ceria mewarnai halaman SMPN 3 Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, saat puluhan siswa mengikuti program trauma healing berbasis olahraga dan edukasi kebencanaan. Kegiatan ini menjadi angin segar bagi siswa yang selama ini hidup di kawasan rawan bencana.

Program yang digelar Minggu 25 Januari 2026 tersebut merupakan hasil kolaborasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), dan Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur. 

Berbagai aktivitas seperti permainan, olahraga ringan, dan simulasi kebencanaan dirancang untuk memulihkan kondisi psikologis siswa sekaligus menanamkan kesiapsiagaan.

Wilayah Kecamatan Sukaresmi sendiri dikenal sebagai zona merah bencana, mulai dari potensi longsor hingga pergerakan tanah. Kondisi tersebut kerap menimbulkan kecemasan berkepanjangan pada anak-anak, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

BACA JUGA:Anak Korban Penghadangan di Naringgul Alami Trauma, Polres: Dua Orang Pelaku Telah Diamankan

BACA JUGA:Ratusan Siswa SMP Ikuti Turnamen Olahraga di SMK Pasundan 1 Cianjur

Salah satu siswi, Zahra Maharani (14), mengaku merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut. Menurutnya, pendekatan yang menyenangkan membuat dirinya lebih rileks dan perlahan melupakan rasa takut akibat pengalaman bencana sebelumnya.

“Kegiatannya seru, banyak permainan dan olahraga. Jadi nggak kepikiran trauma lagi,” kata Zahra kepada wartawan.

Guru olahraga SMPN 3 Sukaresmi, Aep Saepudin, menilai metode yang diterapkan sangat relevan dengan kebutuhan siswa di daerah rawan bencana. Selain membantu murid, para guru juga mendapatkan pembekalan cara mengajar yang lebih memperhatikan kondisi mental peserta didik.

“Kami jadi tahu bagaimana mengajar yang tidak hanya fokus ke fisik, tapi juga memperhatikan sisi psikologis anak,” ujarnya.

BACA JUGA:Pemkab Cianjur Luncurkan Beasiswa SD, SMP, dan Kesetaraan

BACA JUGA:Siswa SMP Cendikia Sukahegar Sukaluyu Tebar Ribuan Ekor Benih Ikan di Jalur Irigasi

Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNJ, Yassab Setiakarna Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Community Development Program Equity yang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin kesehatan dan pendidikan berkualitas.

“Anak-anak di daerah rawan bencana sering membawa trauma tanpa mereka sadari. Lewat kegiatan yang membahagiakan, kami berupaya membantu pemulihan mental sekaligus mengajarkan kesiapsiagaan menghadapi bencana,” jelasnya.

Sumber: