Banner Disway Award 2025

Pasca Keracunan Massal, Tiga Penyedia MBG di Cianjur Ditutup Sementara

Pasca Keracunan Massal, Tiga Penyedia MBG di Cianjur Ditutup Sementara

Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Cianjur menutup sementara tiga dapur mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tiga kecamatan imbas kasus keracunan massal. (Foto: Dok. Camat Cikalongkulon) --

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Pascakeracunan massal, Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Cianjur menutup sementara tiga dapur mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tiga kecamatan. 

Ketiga mitra penyedia MBG yang ditutup sementara yakni, SPPG Cikalongkulon Sukagalih, SPPG Sindangkerta 3 Pagelaran, dan SPP Gandasari Kadupandak.

Wakil Ketua Satgas MBG Kabupaten Cianjur, Arif Purnawan mengatakan bahwa penutupan ini dilakukan hingga hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan atau BPOM keluar. Investigasi kini difokuskan pada pengecekan ulang di lapangan, mulai dari proses pengadaan bahan baku, pengolahan, hingga pengepakan.

"Kami tidak bisa berandai-andai. Tim dari Dinas Kesehatan yang memiliki ranah teknis sudah turun untuk mengambil sampel sisa makanan. Jika terbukti ada kelalaian prosedur, pihak pengelola akan diberikan edukasi sebelum diizinkan beroperasi kembali," katanya Rabu 28 Januari 2026. 

BACA JUGA:Puluhan Siswa SD di Kadupandak Cianjur Diduga Keracunan Usai Santap MBG

BACA JUGA:Belasan Murid SD di Kadupandak Cianjur Diduga Alami Gejala Keracunan

Arif mengatakan, sistem pengawasan di setiap dapur sebenarnya sudah berlapis, melibatkan kepala dapur, ahli gizi, hingga Koordinator Kecamatan (Korcam). Namun, pemeriksaan menyeluruh tetap dilakukan untuk memastikan titik permasalahan.

"Nanti mereka kan setelah diberhentikan mereka diedukasi. Jadi jangan sampai ini akan terulang kembali. Setelah itu mah, dia akan beroperasional lagi," katanya.

Sebelumnya, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyebut jumlah korban keracunan terjadi di tiga kecamatan mencapai 273 orang. Hingga kini sebagai korban sudah membaik. 

Wahyu mengatakan, berdasarkan laporan yang tercatat kasus keracunan terjadi di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kadupandak, Sukanagara, dan Cikalongkulon. 

BACA JUGA:Satu Korban Keracunan Jamur di Cikalongkulon Cianjur Meninggal Dunia

BACA JUGA:Empat Warga Cikalongkulon Cianjur Alami Gejala Keracunan, Ini Penyebabnya

"Laporan dari para camat total warga yang dilaporkan mengalami gejala mencapai sekitar 273 orang. Namun secara umum, kondisi pasien dilaporkan berangsur membaik dan sebagian sudah dipulangkan dari fasilitas kesehatan," katanya. 

Menurutnya, di Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak tercatat ada 46 siswa SD mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG, 12 siswa dirujuk ke RSUD Pagelaran, sedangkan sisanya dirawat di Puskesmas Kadupandak.

Sumber: