Pemkab Cianjur Terapkan WFA Tiga Hari Usai Lebaran Idulfitri

Pemkab Cianjur Terapkan WFA Tiga Hari Usai Lebaran Idulfitri

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSPDM) Kabupaten Cianjur, Akos Koswara. (Foto: CIANJUR EKSPRES)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur memberlakukan Work From Anywhere (WFA) atau kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sesudah libur Lebaran. Kebijakan tersebut diterapkan mulai 25-27 Maret 2026.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSPDM) Kabupaten Cianjur, Akos Koswara, menegaskan, penerapan WFA tersebut berlaku bagi ASN yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan ke masyarakat.

"Besok (hari ini,red) itu kita ada WFA, Rabu, Kamis, Jumat bagi ASN yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan ke masyarakat," katanya kepada Cianjur Ekspres, Selasa 24 Maret 2026.

"Tapi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat tidak WFA, tetap melaksanakan tugas seperti biasa," sambung Akos.

BACA JUGA:BKPSDM Cianjur Klaim Terjadi Penghematan Signifikan Akibat WFH

BACA JUGA:BKPSDM Cianjur Sebut 56 Orang PPPK Paruh Waktu Belum Tanda Tangan Kontrak

Dia menjelaskan, pelayanan yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti konsultasi kepegawaian dilakukan secara online. Sedangkan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti puskesmas dan rumah sakit .

"Disdukcapil itu ada pelayanan yang langsungnya kepada masyarakat, diatur sesuai dengan kebijakan kepala OPD masing-masing, mungkin ada diberlakukan piket atau shift," ucap Akos.

Menurutnya, penerapan WFA tersebut menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

"Termasuk surat edaran Gubernur Jawa Barat, dan Bupati Cianjur," tutur Akos.

BACA JUGA:BKPSDM Cianjur: Cuti Bersama ASN Selama Nataru 2025 Hanya Satu Hari

BACA JUGA:BKPSDM Cianjur Tegaskan Penataan ASN Sudah Tuntas

Adapun tujuan penerapan WFA tidak lain untuk mengurangi kepadatan serta kemacetan pada saat arus mudik dan balik lebaran. Selain itu, juga untuk efisiensi sesuai imbauan Presiden RI namun tidak mengurangi pelayanan.

"Kita mengurangi mobilitas ASN supaya tidak terjadi kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran," kata Akos.

Sumber: