Banner Disway Award 2025

Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi 654 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra

Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi 654 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Wilayah Sumatra, yang berlangsung di Kementerian Dalam Negeri, Gambir, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. --

CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen memastikan terlaksananya percepatan pembelajaran di wilayah terdampak bencana

Sebagai wujud komitmen, hingga 10 Februari 2026, Kemendikdasmen telah mencatatkan progres yang signifikan dalam bantuan memberikan bantuan. Salah satunya adalah program Revitalisasi Satuan Pendidikan bagi sekolah yang terdampak sebanyak 654 sekolah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Komitmen ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Wilayah Sumatra, yang berlangsung di Kementerian Dalam Negeri, Gambir, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

"Langkah percepatan ini akan terus berlanjut sampai minggu ke-III Februari 2026. Kemendikdasmen berencana akan melanjutkan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) revitalisasi sekolah terdampak dengan  menyasar sebanyak 1.153 sekolah di wilayah  Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat," terang Menteri Mu'ti. 

BACA JUGA:Pemprov Jabar Terima Hibah Aset dari KPK Senilai Rp23,3 Miliar

BACA JUGA:Buka Bimtek SKB dan PKBM, Bupati Cianjur Minta Pengelola Cetak SDM Berdaya

BACA JUGA:Wamenhaj: Penguatan Tata Kelola Keuangan Haji Harus Sejalan dengan UU 14/2025

Mulai Minggu ke-IV Januari hingga Minggu ke-I Februari 2026, Mendikdasmen menjelaskan, telah melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan sebanyak 654 sekolah dengan total anggaran mencapai Rp786,5 Miliar. Proses pendanaan telah berjalan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Dari 654 sekolah yang sudah melakukan PKS, sebanyak 214 sekolah telah menerima pencairan dana dengan total sebesar Rp168,6. Terkait sisa anggaran, saat ini sedang dalam proses pencairan akhir yang ditargetkan akan cair secara bertahap mulai dari tanggal 12 hingga 18 Februari 2026.

Pada akhir sesi penjelasannya Menteri Mu’ti menyatakan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di tiga provinsi tersebut merupakan prioritas. "Dana untuk pembangunan revitalisasi di 3 provinsi terdampak bencana kami alokasikan dari prioritas dana revitalisasi tahun 2026,” tutupnya.(kemendikdasmen.go.id)

Sumber: