JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dokter spesialis neurologi Ranette Roza dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono di Jakarta Timur menyampaikan bahwa menolong orang yang kejang tidak mendatangkan risiko penularan penyakit, jadi tidak perlu khawatir.
"Kejang, baik karena faktor trauma, jantung, atau epilepsi, ayan, dan lain-lain itu sama sekali tidak menular, itu bukan suatu penyakit yang bisa menular melalui air liur, droplet, ataupun darah," katanya dalam acara seminar edukasi daring tentang penanganan kejang pada Rabu 12 Maret 2025. "Jadi, kalau bisa tolong saja. Kasihan pasiennya kalau tidak ditolong," katanya. Ranette mengatakan bahwa pertolongan pertama sangat penting untuk mencegah cedera dan komplikasi pada orang yang kejang, terutama yang sampai mengeluarkan liur. BACA JUGA:Psikolog : Kiat Yang Bisa Dilakukan Saat Teman Alami Perundungan BACA JUGA:Dokter Sarankan Agar Tidak Langsung Tidur Usai Bersantap Sahur Pertolongan pertama yang tepat, ia melanjutkan, dapat membantu pasien melewati periode kejang dengan aman. Perawat Suwarni menyampaikan bahwa mereka yang hendak memberikan pertolongan kepada orang yang sedang kejang sebaiknya berusaha untuk tenang, jangan panik. Selanjutnya, ia mengatakan, penolong sebaiknya menjauhkan benda-benda yang dapat membahayakan dari sekitar tubuh pasien, melindungi kepalanya dari benturan, serta memiringkan tubuhnya agar tidak tersedak liur atau muntahan. Perawat Suwarni mengingatkan penolong agar tidak memasukkan benda apapun ke dalam mulut orang yang sedang kejang, karena dapat menyebabkan cedera. BACA JUGA:Kemenekraf Perluas Akses Musisi Agar Semakin Kompetitif BACA JUGA:Pakar UGM : Konsumsi Daging Bantu Jaga Stamina Selama Puasa Penolong juga disarankan memperhatikan dan mencatat berapa lama pasien kejang dan segera hubungi layanan kesehatan darurat jika kejang berlangsung lebih dari lima menit atau pasien cedera. Setelah kejang berhenti, penolong disarankan membantu pasien agar bisa beristirahat serta memperhatikan kondisinya. Jika pasien kebingungan atau kesulitan bernapas, penolong sebaiknya segera menghubungi layanan bantuan medis. Dokter Ranette menjelaskan pula bahwa kejang demam bisa terjadi pada anak berusia enam bulan sampai lima tahun, dan sebagian besar tidak berkembang menjadi epilepsi. BACA JUGA:Praktisi Bagikan Kiat Kelola Uang THR Agar Lebih Produktif BACA JUGA:Kiat Olahraga Tetap Asyik Dilakukan Selama Berpuasa Ia menyampaikan bahwa sebagian besar kejang demam tidak berbahaya bagi orang dewasa, jadi kalau mendapati orang kejang sebaiknya lekas memberikan pertolongan pertama dan menghubungi layanan medis darurat agar pasien bisa memperoleh bantuan medis yang dibutuhkan.Langkah-Langkah Untuk Menolong Orang Yang Kejang
Rabu 12-03-2025,14:58 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Kategori :
Terkait
Sabtu 25-07-2026,21:39 WIB
Peringati HJC ke-349, RSUD Cimacan Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis
Rabu 08-07-2026,11:30 WIB
Kemenkes Kejar Eliminasi TB 2030, Lacak 100 Persen Kontak Erat Pasien
Senin 06-07-2026,21:00 WIB
Puskesmas Sukaluyu Cianjur Hadirkan "Scoring Center" Jemput Layanan Kesehatan
Senin 22-06-2026,18:00 WIB
Rumah Pulih Jiwa Cianjur Raih Juara II Penanganan ODGJ Terbaik Tingkat Jawa Barat
Senin 13-04-2026,21:30 WIB
Unik, Terapi dengan "Mandi Rebus" Diklaim Dapat Sembuhkan Penyakit
Terpopuler
Senin 05-10-2026,21:00 WIB
Desil 1 di Cianjur Capai 362.597 Jiwa, Dinsos Fokus Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Senin 05-10-2026,19:02 WIB
Polres Cianjur Bongkar Kasus TPPO, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Senin 05-10-2026,20:02 WIB
Bawa 8 Penumpang, Mobil Rombongan Pengantin Terperosok ke Jurang di Cianjur
Selasa 06-10-2026,07:00 WIB
Kekurangan 1.400 Guru, Cianjur Prioritaskan Redistribusi ke Wilayah Selatan
Senin 05-10-2026,22:00 WIB
Pergub Pilkades Digital Belum Terbit, DPMD Jabar Tunggu Teknis PP 16/2026
Terkini
Selasa 06-10-2026,08:00 WIB
Data Desil Warga Dinilai Bermasalah, APDESI Cianjur Minta Segera Diperbaiki
Selasa 06-10-2026,07:00 WIB
Kekurangan 1.400 Guru, Cianjur Prioritaskan Redistribusi ke Wilayah Selatan
Senin 05-10-2026,22:00 WIB
Pergub Pilkades Digital Belum Terbit, DPMD Jabar Tunggu Teknis PP 16/2026
Senin 05-10-2026,21:00 WIB
Desil 1 di Cianjur Capai 362.597 Jiwa, Dinsos Fokus Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Senin 05-10-2026,20:02 WIB