Ia mengingatkan bahwa dampak kekerasan seksual terhadap anak bisa berlangsung jangka panjang, mulai dari gangguan kecemasan, depresi, hingga kesulitan menjalin hubungan sosial yang sehat saat dewasa.
BACA JUGA:Kemendikdasmen Siap Salurkan Bantuan Guru Honorer Pada Juli
BACA JUGA:Menteri HAM Dukung Siswa Nakal Dibina di Barak Militer
Selain pendidikan seksual, dia menegaskan bahwa komunikasi terbuka antara anak dan orang tua juga menjadi kunci pencegahan.
"Kita tidak bisa hanya mengedukasi anak, tetapi juga orang tua. Supaya saat anak menghadapi situasi berisiko, mereka tahu harus bersikap bagaimana, dan siapa yang bisa dipercaya," ujar Indria.