CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, meminta berbagai pihak memberikan masukan guna memperkuat upaya pencegahan keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal.
Permintaan tersebut disampaikan Abdul Muhaimin Iskandar usai menghadiri kegiatan pelepasan calon pekerja migran di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Selasa 4 Agustus 2026.
"Saya siap bekerja sama dengan pihak swasta atau pihak mana pun dan yang mempunyai kegiatan ekonomi memberangkatakan PMI. Ayo kita duduk bareng dan cari jalan legalnya," kata Cak Imin sapaan akrabnya pada wartawan.
"Terkait hal apapun termasuk kendala tentang PMI harap disampaikan. Pihaknya akan memfasilitasinya," sambungnya.
BACA JUGA:Kunjungi Cianjur, Menko PM Dorong Pesantren Jadi Pusat Pemberdayaan Umat
BACA JUGA:Daya Beli Menurun, Pedagang Pasar Ciranjang Cianjur Minta ASN Ramaikan Pasar Tradisional
Cak Imin mengatakan, Kabupaten Cianjur telah menunjukkan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas penempatan pekerja migran Indonesia ke sektor formal.
“Saya bangga dan bersyukur. Terima kasih, hari ini Cianjur mengubah wajah kita semua dengan memberangkatkan pekerja migran di sektor-sektor strategis, industri formal. Sudah saatnya kita menggeser pekerja informal atau domestik menjadi lebih banyak bekerja di sektor formal dan dunia industri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, Denny W. Lesmana, mengatakan, sebanyak 337 calon pekerja migran yang diberangkatkan berasal dari 12 LPK dan BLK.
“Hari ini yang diberangkatkan sebanyak 337 orang. Mereka berasal dari 12 LPK dan BLK,” katanya.
BACA JUGA:Pendaftar Kartu Pencari Kerja di Cianjur Melonjak, Lulusan SMA dan SMK Mendominasi
BACA JUGA:Disnakertrans: Pengangguran di Cianjur Masih Didominasi Lulusan SMK
Menurutnya, para calon pekerja migran tersebut akan ditempatkan di dua negara tujuan, yakni Jepang dan Taiwan.
“Untuk peserta dari LPK akan bekerja di Jepang, sedangkan melalui P3MI ditempatkan di Taiwan,” ungkapnya.(Cr2)