Harap-harap Cemas, Korban Gempa Cianjur Menunggu Cairnya Bantuan

Harap-harap Cemas, Korban Gempa Cianjur Menunggu Cairnya Bantuan

MENUNGGU: Warga di Kampung Kutowetan, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang saat menunggu kepastian uang bantuan stimulan untuk perbaikan rumah yang terdampak gempa magnitudo 5,6, Senin (21/11) lalu.(Ayi Sopiandi/Cianjur Ekspres)--

CIANJUR, CIANJUR EKSPRES - Bantuan stimulan untuk korban gempa magnitudo 5,6 yang rumahnya mengalami kerusakan, sebagian sudah didistribusikan oleh pemerintah melalui rekening salah satu bank. Bahkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyerahkan langsung secara simbolis.

Kondisi tersebut membuat korban-korban gempa lainnya berharap-harap cemas menunggu giliran. Mereka tidak tahu kapan akan mendapatkan bantuan yang sangat diharapkan itu.

BACA JUGA:Bantuan Dana Gempa Rentan Dikorupsi, Anggota DPRD Cianjur: Perlu Pengawasan Berjenjang dan Berlapis

Rina Sri Marlina (48) warga Kampung Kutawetan RT 01/RW 07 Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang mengaku hingga hari ke- 21 pasca diguncang gempa dirinya bersama warga lainnya belum mendapatkan kabar baik meski sebelumnya sudah dilakukan pendataan oleh pihak desa. 

"Kalau di kampung kami ini sepertinya belum ada informasi lanjutan, berapa akan mendapatkan uang bantuan rehab dari pemerintah," katanya. 

BACA JUGA:Jelang Nataru, Harga Telur Ayam di Cianjur Naik Jadi Rp32 Ribu per Kilogram, Tomat Fantastis

Dia mengatakan, pendataan memang sudah dilakukan oleh pihak desa namun dia tidak mengetahui persis berapa nantinya akan mendapatkan uang bantuan dari pusat tersebut. 

"Berapa pun itu saya pribadi belum tahu persis, yang pasti pendataan sudah dilakukan," katanya. 

Dia mengatakan, akibat guncangan gempa tersebut rumah yang ada di kampungnya mengalami rusak berat, dan sedang. 

BACA JUGA:Wakapolres Cianjur Terjun Langsung Bersihkan Puing Rumah Ambruk Pascagempa

"Untuk rumah saya sendiri juga mengalami rusak yang lumayan parah, meski tidak semuanya ambruk," ujarnya. 

Menurutnya, untuk spesifikasi seperti apa rusaknya dia menyerahkan langsung ke petugas tim survey yang ditunjuk oleh pemerintah. 

"Yang menentukan rusak berat atau ringan nanti saya serahkan saja ke petugasnya," katanya. 

BACA JUGA:Ini Kesaksian Warga saat Terjadi Gempa Magnitudo 5.6 di Cianjur

Sumber: