YBM PLN Berbagi Kebahagiaan dengan Penyintas Gempa Cianjur

YBM PLN Berbagi Kebahagiaan dengan Penyintas Gempa Cianjur

--

CIANJUR, CIANJUR EKSPRES - Bagi para penyintas gempa Cianjur, momen pergantian tahun kemarin terasa berbeda karena mereka masih harus tinggal di pengungsian. 

Untuk memberikan semangat kepada para pengungsi dalam menyongsong tahun yang baru, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN terus menyelenggarakan kegiatan positif bagi para pengungsi. 

BACA JUGA:Ribuan Peserta Ikuti Seleksi PPS di Cianjur

Seperti pada Sabtu (31/12/2022) yang lalu, tim YBM PLN mengadakan kegiatan psikososial, pembagian mainan dan paket buku serta santunan untuk guru ngaji, imam dan marbot atau pengurus masjid. 

Peserta yang berasal dari Desa Cibeureum Kaler, Desa Sarampad dan Desa Mangunkerta pun tampak antusias mengikuti kegiatan. 

“Melihat perkembangan terkini masih dijumpai penyintas yang berada di pengungsian dan minim kegiatan, oleh karena itu supaya ada kegiatan positif bagi penyintas utamanya anak-anak diadakanlah kegiatan psikososial ini,” ungkap Ketua YBM PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cianjur, Yudy Kurniawan. 

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem, BPBD Cianjur Imbau Nelayan dan Warga Pantai Waspada

Tim YBM PLN mengajak anak-anak untuk membaca buku bersama dan juga menggambar dan mewarnai. Tidak lupa diadakan kuis untuk membuat acara jadi lebih interaktif. 

Adapun tim YBM PLN yang terlibat pada hari itu berjumlah enam belas orang terdiri dari pegawai PLN enam orang, satu orang bidan dan YBM PLN serta relawan sembilan orang. 

“Sangat senang akhirnya bisa membantu meringankan sedikit beban dari para penyintas. Sedih melihat mereka para penyintas yang masih harus tidur di tenda darurat dengan kondisi yang sering hujan,” tutur Yuniar, salah seorang muzaki dari YBM PLN Pusdiklat yang turut serta dalam kegiatan tersebut.  

BACA JUGA:Wabup Cianjur: Saya Salut Apdesi Telah Banyak Membantu Korban Gempa

Selain kegiatan psikososial, Bidan Cahaya dan relawan YBM juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan bersih. 

“Meskipun tinggal di pengungsian, kebersihan dan sanitasi yang baik harus tetap dijaga,” pesan Bidan Cahaya kepada para pengungsi.

Sementara itu, raut kebahagiaan jelas terpancar dari para guru ngaji, imam dan marbot yang mendapatkan santunan dari YBM PLN. 

Sumber: