Banner Disway Award 2025

Bupati Cianjur Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025: Defisit Rp20,10 Miliar

Bupati Cianjur Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025: Defisit Rp20,10 Miliar

RAPAT PARIPURNA: Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian saat menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025 di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Selasa (10/6/2025).(Cianjur Ekspres/Herry Febriyanto)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Cianjur Tahun Anggaran 2025, mengalami defisit sebesar Rp20,10 miliar. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian saat menyampaikan nota pengantar Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Selasa 10 Juni 2025. 

Dalam sambutannya, Bupati Cianjur memaparkan, bahwa pendapatan daerah pada Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp4,81 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp7,14 miliar atau sebesar 0,15 persen dibandingkan pendapatan daerah pada APBD Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp4,82 triliun.

BACA JUGA:Animo Masyarakat Tinggi di Hari Pertama Pendaftaran SPMB SMA/SMK dan SLB Jabar Tahap 1

BACA JUGA:Gema Keadilan Apresiasi Kinerja 100 Hari Bupati dan Wabup Cianjur

BACA JUGA:PKS Cianjur Bertahap Lantik Pengurus Baru DPRa: Bergerak Bersama, Menang Bersama di 2029 

Penurunan pendapatan daerah tersebut berasal dari pendapatan asli daerah yang menurun sebesar Rp3,50 miliar atau 0,30 persen serta penurunan dari pendapatan transfer sebesar Rp3,64 miliar atau 0,10 persen dari APBD 2025. 

Sedangkan Belanja Daerah pada Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp5 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp142,22 miliar atau 2,92 persen dari APBD 2025 yang mencapai Rp4,86 triliun. Sehingga defisit pendapatan daerah dikurangi belanja daerah sebesar Rp194,57 miliar. 

Adapun rencana penerimaan pembiayaan daerah pada Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025 sebesar Rp181,77 miliar diperkirakan meningkat sebesar Rp131,77 miliar atau 263,54 persen dari APBD 2025. 

Sementara rencana pengeluaran pembiayaan pada Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025 sebesar Rp7,30 miliar atau meningkat sebesar 52,08 persen dari APBD 2025. Sehingga pembiayaan Netto menjadi Rp174,47 miliar, dengan demikian maka komposisi Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025 defisit sebesar Rp20,10 miliar.

Usai rapat paripurna, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian saat ditanya perihal defisit tersebut menyampaikan, bahwa ini sebetulnya fenomena yang terjadi di banyak kabupaten kota di Indonesia.

"Kita menyadari bahwa keadaan ekonomi tidak baik-baik saja, secara global," katanya kepada wartawan. 

Namun menurutnya, ada beberapa hal yang membuat bertahan, dan salah satunya adalah strategi pemerintah baik di pusat maupun daerah yaitu dengan efisiensi anggaran. 

"Kalau bahasa saya itu realokasi, dimana biaya-biaya yang mungkin kemarin tidak langsung terasa oleh masyarakat dialihkan ke program yang lebih berasa kepada masyarakat. Mungkin hal itu juga berefek terhadap defisit, juga terhadap pemasukan pemerintah daerah," tegas Wahyu. 

Sumber: